Hana Bank meraih laba bersih Rp611 miliar pada 2025.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank KEB Hana Indonesia mempertahankan kinerja pertumbuhan pada 2025 dengan membukukan laba bersih Rp611 miliar. Capaian ini meningkat 17,63 persen secara tahunan dan melampaui target yang ditetapkan perseroan.
Direktur Utama Hana Bank Yung Ryul Ko mengatakan, pertumbuhan tersebut mencerminkan strategi bisnis yang dijalankan secara konsisten serta pengelolaan risiko yang berhati-hati di tengah dinamika global. “Memasuki tahun 2026, kami optimistis dapat melanjutkan momentum ini dengan menyediakan solusi keuangan yang relevan bagi nasabah di seluruh segmen, sekaligus memperkuat pertumbuhan pada sektor-sektor strategis,” kata Yung Ryul Ko dalam siaran pers, Selasa (21/4/2026).
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit Hana Bank pada 2025 tumbuh 8,14 persen menjadi Rp40,14 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh segmen korporasi, terutama dari kebutuhan kredit modal kerja dan kredit sindikasi.
Dana pihak ketiga juga meningkat 8,36 persen menjadi Rp29,18 triliun. Peningkatan ini terutama berasal dari pertumbuhan giro dan deposito berjangka yang memperkuat struktur pendanaan bank.
Kualitas kredit dilaporkan tetap terjaga, tercermin dari rasio non-performing loan yang rendah. NPL gross tercatat 0,68 persen dan NPL net 0,24 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata industri perbankan menurut Otoritas Jasa Keuangan yang masing-masing sebesar 2,05 persen dan 0,79 persen.
Dalam aspek keberlanjutan, Hana Bank meningkatkan pembiayaan pada kegiatan usaha berkelanjutan. Penyaluran kredit pada sektor seperti UMKM, pengelolaan air dan air limbah, serta produk ramah lingkungan terus diperkuat.
Jumlah pembiayaan berkelanjutan pada 2025 mencapai Rp5,19 triliun, tumbuh 12,27 persen secara tahunan. Porsi pembiayaan ini mencapai 12,92 persen dari total kredit, mencerminkan upaya bank dalam mendorong ekonomi yang lebih berkelanjutan.

2 hours ago
1

















































