Darwinah, jamaah haji Kloter 01 Debarkasi Kertajati asal Kabupaten Indramayu, menceritakan pengalamannya berhaji bersama ibunya yang lansia. Darwinah tiba di Pendopo Indramayu, Selasa (2/6/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Sebanyak 444 jamaah haji Kelompok Terbang I Debarkasi Kertajati (KJT) asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kembali ke kampung halaman dengan selamat pada hari ini. Tangis haru dan pelukan mewarnai pertemuan kembali jamaah haji kelompok terbang (kloter) tersebut dengan keluarga masing-masing.
Berdasarkan pantauan Republika, jamaah haji yang sebelumnya mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kabupaten Majalengka, itu diantarkan dengan menggunakan bus ke Pendopo Indramayu. Di pendopo itulah, mereka disambut oleh keluarga masing-masing.
Salah satunya adalah Darwinah, seorang anggota jamaah haji asal Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Ia mengaku bersyukur karena dapat bertemu kembali dengan keluarganya.
Darwinah berangkat haji bersama ibunya yang masuk kategori lanjut usia (lansia). Ia pun tak bisa menyembunyikan rasa haru karena bisa mewujudkan impiannya untuk pergi berhaji bersama ibu tercinta.
"Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, sangat bahagia sekali. Apalagi saya ke sana bersama ibu saya. Ini pengalaman pertama yang luar biasa. Allah manggil saya dan ibu saya berhaji ke Tanah Suci,” ucap Darwinah dengan nada suara tercekat kepada Republika pada Selasa (2/6/2026).
“Ini cita-cita saya dari kecil bisa ke Tanah Suci mengajak ibu saya karena saya lahir gak ada ayah, yatim. Sejak kecil saya bekerja dan menabung ingin memberangkatkan ibu ke Tanah Suci,” tambah dia.

4 hours ago
2
















































