Indonesia-Turki Perkuat Ekonomi Syariah, Buka Akses Pembiayaan hingga Peluang Usaha

4 days ago 11

Penandatanganan kerja sama antara Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dengan Kantor Investasi dan Keuangan Turki.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kerja sama Indonesia dan Turki di sektor ekonomi syariah membuka peluang baru bagi masyarakat. Akses pembiayaan, investasi halal, hingga peluang usaha lintas negara diproyeksikan ikut terdorong.

Kerja sama ini ditandatangani oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bersama Asosiasi Bank Syariah Indonesia dengan Kantor Investasi dan Keuangan Turki di Jakarta.

Kerja sama difokuskan pada penguatan pasar keuangan syariah dan peningkatan aktivitas ekonomi halal antarnegara. Ruang lingkupnya mencakup investasi, pengembangan industri, hingga pertukaran pengetahuan dan riset.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat mengatakan, kerja sama ini berdampak langsung pada penguatan ekonomi domestik. “Ekonomi syariah semakin berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor riil, serta meningkatkan ketahanan ekonomi nasional,” kata Emir dalam siaran pers, Jumat (17/4/2026).

Bagi pelaku usaha kecil dan menengah, kolaborasi ini membuka akses pembiayaan berbasis syariah yang lebih luas. Selain itu, peluang ekspor produk halal ke pasar Turki dan negara lain juga semakin terbuka.

Delegasi Turki yang hadir terdiri dari perwakilan bank partisipasi, fintech, hingga asuransi syariah. Kehadiran mereka menunjukkan minat terhadap potensi ekonomi syariah Indonesia yang terus berkembang.

Di sisi lain, Indonesia melihat Turki sebagai mitra strategis untuk memperluas jaringan industri halal global. Kerja sama ini juga sejalan dengan peran Indonesia dalam kerja sama negara berkembang D-8 periode 2026–2027.

KNEKS menilai manfaat kerja sama tidak hanya berhenti di tingkat kebijakan. Implementasi di lapangan diharapkan mendorong inovasi layanan keuangan syariah dan membuka peluang usaha baru.

Dalam jangka menengah, masyarakat diharapkan merasakan dampak berupa akses pembiayaan yang lebih inklusif dan terbukanya pasar baru bagi produk halal nasional.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|