Iran Tumbangkan Jet Tempur F-18 AS, Begini Kata Amerika

2 hours ago 1

Jet Tempur Boeing F-18 Super Hornet.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran mengeklaim telah berhasil menembak sebuah jet tempur F-18 Amerika di tengah meningkatnya perang dengan pasukan AS dan Israel. Teheran juga merilis sebuah video yang diduga menunjukkan sebuah jet tempur kehilangan ketinggian setelah terkena sesuatu yang tampak seperti rudal balistik di udara.

Press TV Iran memposting video tersebut di saluran resminya di X dan menulis, "Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menargetkan sebuah jet tempur F-18 Amerika."

Namun, postingan tersebut tidak memberikan detail tentang lokasi serangan, tingkat kerusakan, atau status pilot.

Rekaman tersebut menunjukkan pesawat terbang sebelum kilatan cahaya menghantamnya di udara. Beberapa saat kemudian, jet tersebut tampak menjadi tidak stabil, meninggalkan jejak yang tampak seperti asap, menunjukkan bahwa jet tersebut telah kehilangan kendali. NDTV tidak dapat memverifikasi keaslian video tersebut secara independent

Klaim Iran tersebut kemudian dibantah oleh pasukan Amerika, yang mengatakan tidak ada jet tempur yang ditembak jatuh oleh Iran.

"SALAH: Korps Garda Revolusi Islam mengumumkan sebuah jet tempur F/A-18 AS ditembak jatuh di atas Chabahar menggunakan sistem pertahanan udara canggih yang baru. BENAR: Tidak ada pesawat tempur AS yang ditembak jatuh oleh Iran," kata Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah unggahan di X.

Ini bukan pertama kalinya CENTCOM menolak klaim Iran tentang penembakan jatuh jet Amerika. Pekan lalu, media Iran dua kali mengeklaim bahwa IRGC menembak jatuh jet F-15 AS. Tetapi klaim tersebut diverifikasi faktanya oleh CENTCOM, yang mengatakan, "Pasukan AS telah melakukan lebih dari 8.000 penerbangan tempur selama Operasi Epic Fury. Tidak ada pesawat tempur AS yang ditembak jatuh oleh Iran."

Iran juga mengklaim bertanggung jawab atas kerusakan pesawat tempur siluman F-35 AS, yang melakukan pendaratan darurat di pangkalan Amerika di Timur Tengah setelah diduga terkena tembakan selama misi di wilayah udara Iran.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|