Israel Kumat Lagi di Gaza, Bocah 14 Tahun Tewas Kena Rudal

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Gelombang serangan udara dan artileri Israel kembali menghantam Jalur Gaza pada Minggu, (26/04/2026) pagi, meski kesepakatan gencatan senjata secara teknis masih berlangsung. Serangan terbaru ini dilaporkan menewaskan sedikitnya empat warga Palestina, termasuk seorang remaja, di beberapa titik wilayah yang terkepung tersebut.

Berdasarkan laporan sumber medis yang dihimpun di lapangan, dua jenazah warga Palestina dibawa ke Kompleks Medis Al-Shifa setelah sebuah drone militer Israel menargetkan sebuah sepeda motor di dekat Bundaran Kuwait, Jalan Salah al-Din. Mengutip Middle East Monitor, sumber tersebut juga mengonfirmasi adanya korban jiwa lain akibat tembakan langsung tentara di wilayah tengah Gaza.

"Seorang warga Palestina ketiga tewas oleh tembakan tentara Israel di daerah Al-Mughraqa di Gaza tengah, sementara seorang remaja berusia 14 tahun kemudian meninggal akibat luka-luka yang dideritanya dalam serangan Israel di lingkungan Sheikh Radwan, utara Kota Gaza," ungkap sumber medis tersebut menjelaskan rincian korban.

Selain serangan drone dan tembakan infanteri, saksi mata melaporkan bahwa Israel juga melakukan pemboman artileri di wilayah timur Khan Younis, Gaza selatan. Di saat yang sama, helikopter tempur Israel dilaporkan melepaskan tembakan ke arah area timur kamp pengungsi Al-Bureij, yang semakin memperburuk situasi keamanan bagi warga sipil.

Kantor media pemerintah di Gaza mengungkapkan data mengejutkan terkait kepatuhan terhadap kesepakatan damai yang diteken sejak Oktober lalu. Pihak otoritas lokal menuding Israel secara sistematis telah mengabaikan poin-poin kesepakatan melalui berbagai tindakan represif di lapangan.

"Israel telah melakukan setidaknya 2.400 pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata, termasuk pembunuhan, penangkapan, pengepungan, dan kelaparan," tulis pernyataan resmi kantor media pemerintah Gaza.

Kementerian Kesehatan setempat menambahkan bahwa hingga hari Jumat, jumlah korban tewas akibat pelanggaran gencatan senjata telah mencapai angka yang sangat mengkhawatirkan. Selain korban jiwa, ribuan orang lainnya dilaporkan menderita luka-luka akibat eskalasi yang tak kunjung reda ini.

"Hingga Jumat, Israel telah membunuh 972 warga Palestina dan melukai 2.235 orang lainnya dalam pelanggaran gencatan senjata," tegas Kementerian Kesehatan dalam laporan terbarunya.

Serangan artileri juga dilaporkan menyasar bagian timur lingkungan Al-Tuffah, sementara kapal-kapal perang Israel melepaskan tembakan ke arah pantai Kota Gaza. Secara keseluruhan, perang yang telah berlangsung selama dua tahun ini telah menghancurkan 90% infrastruktur sipil di Gaza, dengan total korban tewas melampaui 72.000 jiwa dan ratusan ribu lainnya mengalami luka-luka.

(tps/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|