
Ilustrasi makan sahur/berbuka puasa. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Umat Islam di Daerah Istimewa Jogja (DIY) yang akan menjalankan puasa sunnah Kamis pada 30 Juli 2026 perlu mengetahui jadwal imsakiyah agar dapat mempersiapkan sahur dan ibadah dengan lebih baik. Waktu imsak menjadi pengingat menjelang dimulainya puasa, sedangkan azan Subuh menandai awal waktu berpuasa dan Maghrib menjadi penanda berbuka.
Berdasarkan jadwal salat untuk wilayah Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul, berikut waktu penting yang perlu diperhatikan pada Kamis (30/7/2026).
Jadwal Imsakiyah DIY Kamis, 30 Juli 2026
Imsak: 04.23 WIB
Subuh (Mulai Puasa): 04.33 WIB
Maghrib (Buka Puasa): 17.40 WIB
Waktu Imsak sebagai Pengingat Sahur
Dalam pelaksanaan puasa sunnah, waktu imsak berfungsi sebagai pengingat agar umat Islam segera menyelesaikan makan dan minum sebelum memasuki waktu Subuh.
Secara fikih, sahur masih diperbolehkan hingga azan Subuh berkumandang, yakni pukul 04.33 WIB. Namun, waktu imsak pada pukul 04.23 WIB dianjurkan dimanfaatkan untuk mengakhiri sahur sekaligus mempersiapkan diri menunaikan salat Subuh.
Ketentuan Niat Puasa Sunnah
Puasa sunnah Senin-Kamis tidak memiliki jadwal khusus sebagaimana puasa Ramadan dan mengikuti waktu salat di wilayah masing-masing.
Niat puasa dapat dilakukan sejak malam hari hingga sebelum terbit fajar atau masuk waktu Subuh.
Berbeda dengan puasa wajib Ramadan, puasa sunnah masih diperbolehkan berniat pada pagi hari selama seseorang belum makan, minum, maupun melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.
Berbuka Tepat Waktu
Setelah menjalani puasa sepanjang hari, waktu Maghrib pukul 17.40 WIB menjadi saat berbuka bagi umat Islam di wilayah DIY.
Menyegerakan berbuka ketika azan Maghrib berkumandang serta mengonsumsi makanan secukupnya dianjurkan agar kondisi tubuh tetap bugar selama menjalankan aktivitas.
Niat Puasa Hari Kamis
Tulisan Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيْسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma yaumil khamisi sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya:
"Saya niat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa Hari Senin
Niat diucapkan di malam hari sebelum fajar atau di pagi hari (selama belum makan, minum, dan melakukan hal yang membatalkan puasa).
Tulisan Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الاِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya:
"Saya niat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta'ala."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































