Kapolda Kalsel Gandeng TNI AL-AU Distribusi Cairan Inovasi Pemadam Karhutla

11 hours ago 6

Kapolda Kalsel gandeng TNI AL dan AU datangkan cairan inovasi karhutla.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARBARU, – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Selatan Inspektur Jenderal Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan kesiapannya untuk menggandeng TNI Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU) dalam pendistribusian cairan inovasi karhutla. Kerja sama ini dibutuhkan untuk memperlancar pengiriman bahan baku dari Pulau Jawa ke Kalimantan Selatan.

"Jika nanti diproduksi dalam jumlah yang besar, tentu kita perlu bantuan TNI AU dan TNI AL untuk pengiriman bahan baku dari pulau Jawa ke Kalsel," kata Yudha di Banjarbaru, Kamis.

Cairan inovasi berbahan dasar surfaktan nabati yang ramah lingkungan ini merupakan buatan Bidang Laboratorium dan Forensik (Bidlabfor) Polda Kalsel. Cairan tersebut terbukti efektif mendinginkan suhu tanah di lahan gambut yang terbakar dengan sangat cepat.

Bara api di dalam tanah yang selama ini sulit dipadamkan hanya dengan menggunakan air biasa, ternyata dapat padam sepenuhnya setelah disiram dengan cairan khusus tersebut. Dalam pengaplikasiannya, cairan hasil racikan Bidlabfor dicampurkan ke air biasa di tempat penampungan kolam bioflok, lalu dimasukkan ke dalam tanah melalui metode suntik gambut.

Metode Suntik Gambut dan Pemantauan Drone

Kapolda telah mendesain pipa sepanjang dua meter yang ditancapkan ke dalam tanah untuk menyebarkan campuran air dan cairan inovasi ke lahan gambut yang terbakar. Untuk memastikan efektivitasnya, Polda Kalsel menggunakan drone thermal guna mengecek suhu permukaan tanah sebelum dan sesudah penyemprotan.

"Hasilnya suhu tanah signifikan turun jadi dingin dalam waktu cepat dan bara api dalam gambut benar-benar padam," jelas kapolda.

Pengaplikasian inovasi ini telah dilakukan oleh kapolda di lahan terbakar di kawasan Jalan Sempati Tegal Arum, Kelurahan Syamsudin Noor, dan kawasan Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan di Banjarbaru. Di kedua lokasi tersebut, asap kini berkurang secara signifikan karena bara api di dalam tanah telah padam sempurna, sehingga petugas tinggal fokus pada pemadaman api di permukaan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|