Kebijakan WFH tak Signifikan Hemat Energi, ASN di Jepara Diwajibkan Tetap Ngantor

1 hour ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JEPARA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memutuskan tak menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para ASN di lingkungan pemerintahannya. Mereka menilai, kebijakan tersebut tak memberikan efek signifikan dalam upaya penghematan energi. 

Hal tersebut telah dituangkan Pemkab Jepara dalam Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4.2/12 Tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara. SE tersebut mulai diberlakukan pada 2 April 2026. 

"Kita tetap melaksanakan transformasi budaya kerja ASN sesuai dengan SE Mendagri dan SE Menpan RB, tapi tidak melaksanakan WFH," ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar, ketika diwawancara, Senin (6/4/2026). 

Dia menjelaskan, terdapat beberapa pertimbangan soal mengapa Pemkab Jepara tak menerapkan WFH bagi ASN setiap Jumat. Pertama, yakni agar pelayanan publik tetap berjalan baik. 

"Kedua, setelah kami kaji, kalau kita kombinasi antara work from office dan work from home, efisiensi (energi) itu tidak begitu signifikan, karena listrik tetap digunakan, AC digunakan. Sehingga kami ambil keputusan tak melaksanakan WFH," ujar Ary. 

Dia menambahkan, pertimbangan lainnya adalah kebijakan WFH disalahgunakan oleh ASN untuk bepergian. Hal itu karena WFH dilaksanakan berdempetan dengan akhir pekan. "Harusnya bekerja dari rumah, tidak long weekend, dia malah pergi ke mana. Kekhawatiran itu ada," ucapnya. 

Ary mengatakan, meski tak menerapkan WFH, Pemkab Jepara tetap melaksanakan efisiensi energi melalui beberapa kebijakan lain. Misalnya, mengurangi perjalanan dinas dalam negeri hingga 50 persen.

"Kemudian rapat-rapat, kalau bisa dilaksanakan dengan daring, kita laksanakan secara daring," ujarnya.

Selain itu, para ASN diminta membatasi penggunaan listrik. "Misalnya suhu AC diupayakan di suhu 24-26 derajat celcius agar lebih efisien listriknya. Kalau istirahat, jam 11:30 WIB sampai 12:30 WIB, listrik kita matikan, AC kita matikan," kata Ary. 

Khusus pada Jumat, para ASN di Pemkab Jepara juga didorong menggunakan transportasi non-BBM, misalnya sepeda atau sepeda listrik. "Teman-teman ASN yang dalam radius satu kilometer dari kantor juga bisa berjalan kaki," ucap Ary.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|