Kios Pantai Sepanjang Gunungkidul Hampir Rampung, Siap Sambut Lebaran

4 hours ago 3

Kios Pantai Sepanjang Gunungkidul Hampir Rampung, Siap Sambut Lebaran Penataan kios Pantai Sepanjang Gunungkidul hampir selesai. Progres pembangunan mencapai 90% dan ditargetkan rampung sebelum Lebaran 2026. - Istimewa.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Penataan kios pedagang di kawasan Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul terus dikebut menjelang musim libur Lebaran 2026. Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul mencatat progres penyempurnaan fasilitas kios telah mencapai sekitar 90 persen.

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Gunungkidul, Ashari Nurkalis, menjelaskan pemerintah kabupaten mengalokasikan anggaran Rp509 juta untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan penyempurnaan kios pedagang di kawasan wisata tersebut.

Anggaran itu digunakan untuk sejumlah pekerjaan, mulai dari pengecatan kios, pemasangan kitchen set portabel, hingga pemasangan partisi pembatas antar kios agar area jualan lebih tertata dan nyaman.

“Untuk penyempurnaan untuk mempercantik kios dianggarkan Rp400 juta,” kata Ashari, Selasa (10/3/2026).

Sementara itu, sisa anggaran sebesar Rp109 juta digunakan untuk pemasangan instalasi air bersih yang akan melayani kios milik para pedagang.

Ashari mengatakan pekerjaan penyempurnaan kios saat ini masih berlangsung dan progresnya telah mencapai sekitar 90 persen. Sebagian besar fasilitas utama telah dipasang, termasuk kitchen set portabel yang akan menunjang aktivitas para pedagang.

“Kitchen set portabel sudah terpasang dan pengerjaan tinggal pengecatan kios dengan warna merah putih,” ungkapnya.

Terkait pemasangan instalasi air bersih, ia menjelaskan bahwa proses tersebut ditangani oleh PDAM Tirta Handayani. Namun, tidak seluruh kios mendapatkan sambungan karena hasil pendataan menunjukkan hanya 50 kios yang akan dipasangi sambungan rumah (SR) baru.

“Total ada 109 kios, tapi yang dipasang instalasi air bersih hanya 50 unit. Untuk pemasangan masih menunggu distribusi pipa dari PDAM,” katanya.

DPUPRKP Gunungkidul optimistis proses penyempurnaan kios tersebut dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal kontrak. Berdasarkan kesepakatan dengan pihak rekanan, proyek ini dikerjakan selama 75 hari sejak 12 Januari hingga 27 Maret 2026.

“Melihat progres pengerjaannya, kami yakin bisa selesai sebelum Lebaran sehingga bisa lebih nyaman untuk melayani wisatawan yang berkunjung,” katanya.

Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, menambahkan bahwa penataan kawasan Pantai Sepanjang sebenarnya telah dimulai sejak 2025 dan berjalan sesuai rencana. Dalam program tersebut, sebanyak 109 pedagang direlokasi ke lokasi baru di sebelah utara jalan sehingga tidak lagi berjualan di area dekat bibir pantai.

Selain relokasi pedagang, pemerintah juga melakukan pengaspalan jalan untuk meningkatkan akses menuju kawasan wisata tersebut. Pada tahap berikutnya, penyempurnaan penataan kawasan akan dilanjutkan pada tahun ini dengan pembangunan talut serta jalur pedestrian.

“Meski pedagang sudah pindah, tapi upaya penataan dan mempercantik kawasan di Pantai Sepanjang masih terus dilakukan,” kata Rakhmadian.

Di sisi lain, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul juga menyiapkan program penghijauan untuk mempercantik kawasan Pantai Sepanjang. Kepala dinas setempat, Hary Sukmono, mengatakan sejumlah tanaman akan ditanam untuk menambah kesan alami di area pantai tersebut.

“Kita awali dengan penanaman pandan laut,” kata Hary.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk menentukan titik penanaman pohon di sepanjang kawasan pantai. Dari total panjang sekitar 600 meter garis Pantai Sepanjang, direncanakan terdapat 40 titik penanaman dengan jarak antar tanaman sekitar 10 meter, dengan jenis tanaman seperti pandan laut, ketapang, dan cemara laut yang dinilai cocok untuk kawasan pesisir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|