Kisah Calon Jamaah Haji Muda DIY yang Berangkat di Usia Belia, Bahagia Campur Deg-degan

1 day ago 3

Calon jamaah haji muda Ashilla Metta (23 tahun), warga Yogyakarta dan Septia Khoiria (23 tahun), warga Tempel, Sleman.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Berangkat haji di usia muda bukan hanya soal mewujudkan impian, tetapi juga tentang kesiapan mental dan tanggung jawab yang tak ringan. Di tengah masa tunggu yang bisa mencapai puluhan tahun, sejumlah anak muda di DIY justru sudah “mengantre” sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.

Salah satunya adalah Muhammad Naufal Kavrianda (20 tahun), mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Tahun ini, Naufal mendapatkan kesempatan berangkat haji bersama orang tua dan pamannya melalui skema penggabungan mahram. Dirinya sudah terdaftar sejak 2017, sementara orang tuanya lebih dulu mendaftar pada 2012.

"Kalau permohonan yang sekarang bisa minimal pendaftaran 5 tahun, terus ada saudara atau keluarga yang mahramnya," ujar Naufal saat ditemui seusai acara pamitan calon jemaah haji di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (15/4/2026).

Meski naik haji di usia muda ini menjadi momen yang membahagiakan, Naufal justru memilih merahasiakan keberangkatannya dari teman-teman kampus. Bukan tanpa alasan, dirinya mengaku khawatir akan menjadi bahan candaan sepulang dari Tanah Suci.

"Saya masih diam-diam, biar enggak grogi. Biasanya kan diceng-cengin Pak Haji." ujarnya.

"Paling nanti mepet-mepet baru saya kabari," kata Naufal.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|