Korsel Kirim Sistem Rudal Cheongung-II ke UEA Lawan Serangan Iran

4 hours ago 2

Peluncur sistem rudal pertahanan udara Cheongung II (M-SAM) Korea Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Sistem pertahanan rudal Cheongung-II Korea Selatan (Korsel), yang ditempatkan di Uni Emirat Arab (UEA), mencegat sebuah rudal balistik Iran. Menurut The Korea Times, dua baterai sistem itu saat ini ditempatkan di UEA.

Keberhasilan pencegatan rudal oleh sistem Cheongung-II merupakan penggunaan tempur pertama sistem pertahanan udara Korsel di luar negeri. Pada 5 Maret lalu, otoritas UEA meminta Korea Selatan untuk mengirimkan sistem yang tersisa berdasarkan kontrak lebih awal dari jadwal.

Pada Januari 2022, militer UEA menandatangani kontrak dengan perusahaan Korsel, LIG Nex1, Hanwha Systems, dan Hanwha Aerospace untuk membeli 10 baterai Cheongung-II. Saat ini, dua baterai ditempatkan di negara tersebut.

Sistem Cheongung-II dirancang untuk melindungi dari pesawat terbang, rudal jelajah, dan rudal balistik. Satu baterai terdiri dari empat peluncur, radar, dan pusat kendali tempur. Pada 2024, Arab Saudi juga memesan sistem rudal anti-pesawat Cheongung-II dari Korsel.

Sistem Cheongung-II dikembangkan dengan dukungan teknis dari biro desain Rusia Almaz-Antey, dengan partisipasi Samsung Thales, LIG ​​Nex1, dan Doosan DST. Menurut para pengembang, versi baru sistem pertahanan udara Korsel dilengkapi dengan rudal yang lebih cepat dan jangkauan lebih jauh.

LIG Nex1 mencatat bahwa target dihantam dengan serangan langsung, dan selama pengujian, sistem tersebut menunjukkan akurasi 100 persen. Iran baru-baru ini menggunakan drone untuk menyerang pangkalan udara di UEA yang digunakan oleh Australia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|