KRI Gajah Mada Disiapkan Jadi Kapal VVIP HUT ke-81 TNI

3 hours ago 4

Newswire

Newswire Selasa, 25 Agustus 2026 18:47 WIB

KRI Gajah Mada Disiapkan Jadi Kapal VVIP HUT ke-81 TNI

Ilustrasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi. Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—KRI Gajah Mada dijadwalkan tampil perdana pada peringatan HUT ke-81 TNI pada Oktober 2026. Kapal induk yang sebelumnya bernama Giuseppe Garibaldi tersebut akan dilibatkan sebagai salah satu unsur parade lintas laut atau sailing pass sekaligus disiapkan sebagai kapal bagi tamu sangat penting atau very very important person (VVIP).

Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan KRI Gajah Mada akan tampil bersama sejumlah armada TNI AL dalam rangkaian parade alat utama sistem senjata (alutsista).

"Sesuai rencana awal, Garibaldi rencananya akan dilibatkan sebagai salah satu unsur 'sailing pass' dalam rangka HUT TNI ke-81," kata Tunggul saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Selain menjadi bagian dari parade, kapal tersebut direncanakan difungsikan sebagai kapal VVIP bagi tamu penting. Presiden, jajaran menteri, dan pejabat TNI termasuk yang direncanakan menggunakan kapal itu saat berlangsungnya parade alutsista laut.

Meski demikian, Tunggul belum menjelaskan secara rinci konsep parade alutsista laut maupun lokasi sailing pass dalam peringatan HUT ke-81 TNI.

KRI Gajah Mada Masih dalam Perjalanan dari Italia

Saat ini kapal induk tersebut masih dalam pelayaran dari Italia menuju Indonesia. KRI Gajah Mada dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali sebelumnya mengatakan kapal tersebut diperkirakan tiba pada 15-20 September.

"Kami mohon doanya, malam ini mungkin jam 22, KRI Gajah Mada akan meninggalkan Italia menuju Indonesia," kata Ali saat mengunjungi Kraton Majapahit di Jakarta, Senin (24/8).

Dalam perjalanan menuju Indonesia, kapal itu masih menggunakan nama ITS Giuseppe Garibaldi dan berbendera Italia. Kapal tersebut diperoleh melalui skema hibah antarpemerintah.

Setelah tiba di Indonesia, kapal akan berganti bendera menjadi Merah Putih dan secara resmi menggunakan nama KRI Gajah Mada.

"Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi, sesampainya di Indonesia akan berganti bendera Merah Putih dan menjadi KRI Gajah Mada. Mohon doanya, semoga selamat dalam perjalanan, sukses," ujar Ali.

Dijadwalkan Berganti Nama pada 25 September

Menurut Ali, perjalanan kapal menuju Indonesia akan berlangsung lebih dari 20 hari. Rute yang ditempuh melintasi Terusan Suez dan Laut Merah, dengan pengawalan kapal perang Italia.

"Karena ini akan melewati Terusan Suez, melewati Laut Merah juga, tapi dikawal juga oleh fregat-fregat Italia. Dan mudah-mudahan tanggal 15 atau tanggal 20 September ini sudah tiba di Indonesia," katanya.

Setelah tiba di Tanah Air, pengukuhan dan pergantian bendera menjadi bendera Indonesia direncanakan pada 25 September 2026. Agenda tersebut dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

"Tanggal 25 bisa pengukuhan atau pergantian bendera menjadi bendera Indonesia dan penggantian nama dari Garibaldi menjadi Gajah Mada. Rencananya Bapak Presiden akan ikut meresmikan. Hadir di 'on-board' di kapal induk Gajah Mada," katanya.

Dengan rencana tersebut, KRI Gajah Mada selanjutnya akan menjadi bagian dari kekuatan TNI AL. Kapal itu juga diproyeksikan memiliki fungsi operasional untuk mendukung kebutuhan penerbangan helikopter.

Ali sebelumnya mengatakan kapal tersebut nantinya dapat digunakan untuk mengoperasikan helikopter TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, maupun TNI Angkatan Darat.

TNI AL juga akan menyiapkan pelatihan bagi para pilot agar dapat melakukan pendaratan di kapal tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|