Laporan Media Barat: UEA Sejak Awal Terlibat Menyerang Iran

23 hours ago 3

Asap hitam tebal mengepul ke udara di atas pelabuhan Jebel Ali setelah terkena puing-puing dari rudal Iran yang dicegat, di Dubai, Uni Emirat Arab, Ahad (1/3/2026). Iran melancarkan serangan udara balasan di wilayah tersebut menyusul operasi militer gabungan Israel-AS sebelumnya yang menargetkan beberapa lokasi di seluruh Iran pada dini hari tanggal 28 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Uni Emirat Arab melakukan puluhan serangan udara terhadap Iran selama perang Israel-AS melawan Republik Islam. Demikian menurut laporan The Wall Street Journal pada Jumat.

Media yang berbasis di AS itu mengungkapkan peran lebih jauh UEA selama konflik Iran daripada yang sebelumnya diakui.

Mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, surat kabar itu mengatakan UEA melancarkan serangan sejak hari-hari awal konflik dan melanjutkan operasi bahkan setelah gencatan senjata diumumkan pada bulan April.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa Abu Dhabi secara efektif beroperasi bersama AS dan Israel sebagai peserta ketiga dalam kampanye militer tersebut.

Serangan-serangan tersebut dilaporkan dikoordinasikan dengan Washington dan Israel, yang memberikan dukungan intelijen. Target termasuk lokasi di Pulau Qeshm dan Abu Musa di Selat Hormuz, Bandar Abbas, kilang minyak Pulau Lavan, dan kompleks petrokimia Asaluyeh.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|