Mahasiswa UNM Ciptakan Aplikasi Mobile untuk Latih Fokus Anak, Tersedia di PlayStore

3 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan kiprahnya dalam menghadirkan inovasi teknologi yang aplikatif.

Dua mahasiswa Prodi Sistem Informasi, Tiara Putri Ad’haini dan Adinda Wulandari berhasil mengembangkan dan merilis aplikasi Android “Focus and Attention Trainer”. Ini dirancang untuk membantu melatih dan meningkatkan fokus anak melalui latihan interaktif.

Aplikasi “Focus and Attention Trainer” dikembangkan sebagai media latihan mandiri dengan tampilan ramah anak dan mudah digunakan. Di dalamnya tersedia berbagai fitur, mulai dari latihan pernapasan, latihan fokus, hingga game interaktif yang dirancang untuk membantu meningkatkan konsentrasi dan perhatian anak secara bertahap.

Menurut Tiara, aplikasi ini disusun berdasarkan pengetahuan umum dan referensi edukatif, serta tidak melalui penelitian medis atau uji klinis, sehingga tidak dimaksudkan sebagai pengganti terapi profesional.

Ia dan rekannya terketuk untuk peduli terhadap anak-anak yang kerap mengalami kesulitan menjaga fokus saat belajar.

“Kami ingin menghadirkan solusi digital yang sederhana namun bermanfaat. Dengan latihan interaktif dan menyenangkan, kami berharap anak-anak bisa membangun kebiasaan fokus secara bertahap,” katanya dalam keterangan yang diterima Jumat (13/3/2026).

Adinda menambahkan, pendekatan berbasis gim dipilih agar proses latihan terasa lebih menarik. “Aplikasi ini dirancang ramah anak dan mudah dipahami, sehingga dapat digunakan secara mandiri sebagai latihan tambahan dalam aktivitas sehari-hari,” tambahnya.

Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Nusa Mandiri Innovation Center (NIC) sebagai pusat pengembangan kreativitas dan inovasi mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM).

Kepala NIC, Fitra Septia Nugraha, menyampaikan kebanggaannya atas capaian mahasiswa Prodi Sistem Informasi UNM.

“Hadirnya aplikasi Focus and Attention Trainer menunjukkan mahasiswa UNM mampu menghadirkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ini wujud nyata implementasi kompetensi akademik ke dalam produk teknologi,” ungkap Fitra.

Ia menambahkan, NIC akan terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide hingga menjadi produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas.

“Kami ingin budaya inovasi semakin kuat. Mahasiswa tidak hanya menciptakan ide, tetapi juga berani merilis dan mempublikasikan karyanya. NIC siap mendampingi proses tersebut,” tambahnya.

Aplikasi Focus and Attention Trainer juga telah resmi dirilis dan dapat diunduh melalui Google Play Store.

Melalui inovasi ini, mahasiswa Prodi Sistem Informasi UNM kembali menegaskan perannya sebagai Kampus Digital Bisnis dalam melahirkan talenta muda yang kreatif, adaptif, dan mampu menghadirkan teknologi edukatif yang berdampak bagi masyarakat.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|