Jumali Kamis, 23 Juli 2026 13:07 WIB

Ilustrasi balapan Formula 1 - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Mercedes memilih mempertahankan persaingan terbuka antara dua pembalapnya menjelang GP Hungaria 2026. Ketika Kimi Antonelli masih memimpin klasemen sementara Formula 1, tim asal Jerman tersebut menegaskan tidak akan menerapkan team order untuk mengamankan peluang juara dunia.
Sikap itu disampaikan saat Formula 1 bersiap memasuki balapan terakhir sebelum jeda musim panas. Di saat yang sama, Mercedes juga mulai mengantisipasi ancaman dari Ferrari yang diperkirakan menjadi salah satu penantang utama di Sirkuit Hungaroring pada Minggu (26/7/2026).
Antonelli datang ke Hungaria dengan modal positif setelah meraih kemenangan keenamnya musim ini pada GP Belgia.Hasil tersebut membuat pembalap muda asal Italia itu tetap berada di posisi teratas klasemen sementara menjelang seri berikutnya.
Namun, Mercedes juga mendapat pelajaran penting dari balapan sebelumnya setelah George Russell gagal menyelesaikan lomba akibat insiden yang melibatkan Lewis Hamilton.
Wolff Tegaskan Tidak Ada Perlakuan Khusus
Bos Mercedes, Toto Wolff, menegaskan timnya tidak akan mengutamakan salah satu pembalap dalam perebutan gelar musim ini. Menurutnya, kedua pembalap tetap memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing meraih kemenangan maupun posisi terbaik di klasemen. "Kami kehilangan poin karena kesalahan sendiri dan harus memperbaikinya," ujar Wolff, dikutip dari Formula 1.
Ia mengakui Mercedes telah menunjukkan kecepatan yang cukup untuk bersaing di barisan depan. Namun, sejumlah kesalahan dalam beberapa balapan membuat tim kehilangan peluang mengumpulkan poin lebih banyak. Wolff juga menegaskan bahwa tim tidak akan mengambil keputusan yang merugikan salah satu pembalap demi kepentingan rekan setimnya.
"Kami tidak akan pernah mengambil kemenangan dari salah satu pembalap, baik Kimi maupun George," tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus memastikan Mercedes tetap mempertahankan prinsip persaingan terbuka meskipun perebutan gelar dunia semakin memasuki fase krusial.
Mercedes Jawab Rumor Ferrari
Selain membahas persaingan di lintasan, Wolff turut menanggapi rumor yang mengaitkan Antonelli dengan Ferrari. Belakangan muncul spekulasi bahwa tim asal Italia itu tertarik merekrut pembalap yang saat ini menjadi salah satu bintang muda Formula 1 tersebut. Namun, Wolff menegaskan Antonelli telah menjadi bagian dari program pengembangan Mercedes sejak masih berusia 11 tahun.
"Ferrari seharusnya merekrutnya enam atau tujuh tahun lalu," ucapnya.
Komentar tersebut memperlihatkan keyakinan Mercedes bahwa Antonelli merupakan bagian penting dari rencana jangka panjang tim dan bukan pembalap yang akan dilepas dalam waktu dekat.
Ferrari Jadi Ancaman di Hungaroring
Menjelang GP Hungaria, perhatian tidak hanya tertuju pada Mercedes. Ferrari diperkirakan menjadi salah satu tim yang berpotensi memberi tekanan besar kepada pemimpin klasemen.
Lewis Hamilton menjadi sorotan karena memiliki catatan impresif di Hungaroring dan berpeluang menambah koleksi kemenangan di sirkuit tersebut. Keberadaan pembalap berpengalaman itu membuat Ferrari dipandang sebagai ancaman serius dalam perebutan podium. Meski demikian, Mercedes tidak hanya mewaspadai Ferrari. Wolff juga melihat McLaren dan Red Bull sebagai pesaing yang memiliki peluang bersaing di barisan depan.
Strategi Bisa Jadi Penentu
Karakteristik Hungaroring yang sempit dan sulit digunakan untuk menyalip membuat strategi menjadi faktor yang sangat penting. Manajemen ban, waktu pit stop, serta kemampuan menjaga ritme balapan diperkirakan akan menjadi penentu hasil akhir pada seri ini. Kesalahan kecil dapat berdampak besar terhadap posisi pembalap di lintasan. Dengan persaingan yang semakin ketat menjelang jeda musim panas, GP Hungaria berpotensi menghadirkan perubahan penting dalam perburuan gelar Formula 1 musim 2026.
Balapan ini akan menjadi kesempatan bagi Antonelli untuk memperlebar keunggulan di klasemen, sementara para rivalnya berusaha memangkas selisih poin sebelum paruh kedua musim dimulai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































