
Foto ilustrasi pencurian sepeda motor. - Freepik
Harianjogja.com, SRAGEN—Tiga remaja yang sedang berkumpul di Taman Bareng Serempak, depan Masjid Teladan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, menjadi korban dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus pelaku mengaku sebagai petugas Banpol. Akibat kejadian tersebut, satu unit sepeda motor dan sebuah telepon seluler milik korban raib dibawa pelaku.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat (24/7/2026) malam itu kini masih diselidiki aparat kepolisian. Polisi juga memburu dua pelaku yang diduga menjalankan aksinya menggunakan sebuah mobil pikap.
Seorang pedagang hik di sekitar taman, Yanto Blak, mengatakan kejadian bermula sekitar pukul 23.30 WIB saat tiga remaja sedang nongkrong di taman. Tak lama kemudian, sebuah mobil pikap berhenti dan dua pria menghampiri mereka.
Menurut Yanto, kedua pria tersebut mengaku sebagai petugas Banpol. Selanjutnya, sekitar pukul 23.45 WIB, ketiga remaja bersama sepeda motor milik salah satu korban dibawa menggunakan mobil pikap menuju arah Kota Sragen.
"Kemudian, dua remaja di antaranya, yakni Ad dan J, diketahui diturunkan di wilayah Taraman, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Lalu remaja satunya, T, diturunkan di Murong. Sedangkan sepeda motor dan ponsel milik Tian dibawa kabur orang tak dikenal tersebut," ujar Yanto.
Ia menuturkan para korban baru bisa menghubungi keluarga sekitar pukul 03.15 WIB pada Sabtu (25/7/2026). Sekitar 25 menit kemudian, keluarga datang menjemput mereka.
Kasus tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Gondang. Petugas langsung melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku.
Informasi serupa juga disampaikan warga setempat, Bambang Samekto. Ia menyebut ketiga korban masing-masing berinisial Ad, warga Bangunrejo, J, warga Gondang Baru, dan T, warga Gondang Tani.
"Satu unit sepeda motor dan satu ponsel milik Tian raib dibawa pelaku. Ketiga korban sudah ditemukan dalam keadaan selamat dan berkumpul dengan keluarga. Laporan resmi telah diterima Polsek Gondang dan Polres Sragen. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku," katanya.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Gondang AKP Suparno membenarkan adanya laporan dugaan curanmor dengan korban tiga remaja tersebut.
Ia mengatakan seluruh korban telah kembali ke rumah masing-masing pada Sabtu pagi. Polisi menduga pelaku berjumlah dua orang yang menyamar sebagai petugas Banpol untuk memperdaya korban.
"Kami masih menyelidiki kasus tersebut. Karena melibatkan anak-anak, saya melimpahkan perkara tersebut ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sragen," ujar Suparno.
Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan alat bukti dan mengejar pelaku guna mengungkap kasus dugaan curanmor bermodus mengaku aparat tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































