Mudik ke Cibadak-Cikidang di Sukabumi Bebas Macet Lewat Tol Gratis Ini

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah menyiapkan sejumlah ruas tol tambahan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Salah satu yang akan dibuka secara fungsional adalah sebagian ruas Seksi 3 dari Jalan Tol Ciawi-Sukabumi.

Kementerian Pekerjaan Umum bersama operator tol PT Trans Jabar Tol akan membuka jalur fungsional sepanjang sekitar 5 kilometer yang menghubungkan Simpang Susun Cibadak atau Parungkuda hingga akses Karangtengah di Kabupaten Sukabumi. Jalur tersebut dibuka sementara untuk membantu kelancaran lalu lintas menuju wilayah Sukabumi selama musim mudik.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pemerintah menambah sejumlah ruas tol yang dapat dimanfaatkan secara sementara oleh masyarakat selama periode Lebaran tahun ini.

"Selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 akan difungsionalkan sebanyak 10 ruas jalan tol tambahan dengan total panjang sekitar 291 kilometer. Hal ini diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan di sejumlah titik pada jalan nasional," kata Menteri Dody, dalam keterangannya Senin (16/3/2026).

Jalur fungsional Seksi 3 Tol Ciawi-Sukabumi akan dibuka mulai 14 Maret hingga 29 Maret 2026. Kehadiran jalur sementara ini diharapkan bisa mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik yang selama ini menjadi langganan macet, seperti kawasan Pasar Cibadak, Simpang Cikidang, Simpang Cibadak atau Simpang Ratu, serta Jembatan Pamuruyan.

Selama periode pengoperasian sementara tersebut, pengguna jalan tidak akan dikenakan tarif tol. Meski demikian, operasional jalur fungsional tetap dibatasi dan hanya dibuka pada waktu tertentu setiap harinya.

Berdasarkan koordinasi dengan pihak kepolisian setempat, jalur ini akan beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Waktu operasional dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi lalu lintas di lapangan dan hasil evaluasi bersama instansi terkait.

Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi kemacetan yang biasanya terjadi pada masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. (CNBC Indonesia/Chandra)Foto: Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi kemacetan yang biasanya terjadi pada masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. (CNBC Indonesia/Chandra)
Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi kemacetan yang biasanya terjadi pada masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. (CNBC Indonesia/Chandra)

Jalur fungsional ini diperuntukkan bagi kendaraan yang melakukan perjalanan menerus dari arah Bogor menuju Karangtengah maupun sebaliknya. Akses tersebut tidak dapat digunakan oleh kendaraan yang berasal dari Gerbang Tol Parungkuda menuju akses Karangtengah ataupun arah sebaliknya.

Selain itu, jalur ini hanya dapat dilintasi kendaraan golongan I non-bus dengan tinggi maksimal kendaraan 2,1 meter. Pengguna jalan juga diwajibkan mematuhi batas kecepatan maksimal 40 kilometer per jam selama melintas di jalur tersebut.

Dari sisi kesiapan teknis, jalur sementara tersebut telah dilengkapi dengan perkerasan beton, rambu lalu lintas, pengaman jalan, kendaraan operasional, petugas lapangan, serta fasilitas kamar mandi portabel guna mendukung keselamatan pengguna jalan.

Pemerintah juga mengingatkan pengendara agar tetap berhati-hati mengingat kondisi cuaca hujan masih sering terjadi di wilayah ruas tol Bocimi. Pengguna jalan diminta memastikan kendaraan dalam kondisi baik, menyalakan lampu kendaraan, menjaga jarak aman, serta mematuhi arahan petugas.

Secara keseluruhan, ruas Jalan Tol Ciawi-Sukabumi memiliki panjang sekitar 54 kilometer. Hingga saat ini, sekitar 27,25 kilometer sudah beroperasi yang terdiri dari Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 kilometer yang dibuka pada 2018 serta Seksi 2 Cigombong-Cibadak sepanjang 11,9 kilometer yang beroperasi sejak 6 Agustus 2023.

Ke depan, keberadaan Seksi 3 diperkirakan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Cibadak menuju Sukabumi Barat secara signifikan. Jika sebelumnya perjalanan bisa memakan waktu sekitar satu jam, dengan kehadiran ruas tol ini waktu tempuh diperkirakan hanya sekitar 10 menit. Jalur tersebut juga diharapkan menjadi alternatif akses bagi masyarakat yang menuju Sukabumi maupun Cianjur.

(fys/wur)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|