Newswire Rabu, 26 Agustus 2026 11:47 WIB

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Harianjogja.com, JOMBANG— Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan 557 pemilik hak suara setelah menuntaskan verifikasi daftar pemilih tetap (DPT). Jumlah tersebut dinyatakan telah memenuhi kuorum untuk pelaksanaan muktamar yang digelar di Jombang, Jawa Timur.
Rais Syuriyah PBNU sekaligus Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar Ke-35 NU Mohammad Nuh mengatakan total calon pemilik hak suara yang diverifikasi mencapai 590 orang. Dari jumlah tersebut, 557 orang atau sekitar 97 persen dinyatakan memenuhi persyaratan.
"DPT sudah ditetapkan, sebanyak 557. Totalnya 590, jadi sekitar 97 persen. Dari sisi kuorum, aman," katanya di Jombang, Rabu.
Data Pengurus Diverifikasi
Verifikasi dilakukan terhadap data kepengurusan pengurus wilayah NU (PWNU), pengurus cabang NU (PCNU), dan pengurus cabang istimewa NU (PCINU) yang menjadi peserta Muktamar Ke-35 NU.
Pemeriksaan tidak hanya mencakup identitas pengurus, tetapi juga masa berlaku surat keputusan (SK) kepengurusan. Data yang diverifikasi meliputi rais syuriyah, katib syuriyah, ketua, dan sekretaris.
Setiap PCNU mengirim empat perwakilan untuk mengikuti muktamar. Jumlah yang sama juga berlaku bagi PWNU dan PCINU, yakni masing-masing empat orang yang terdiri atas rais syuriyah, katib syuriyah, ketua, dan sekretaris berdasarkan data kepengurusan yang telah diverifikasi.
Dari total data tersebut, sekitar tiga persen kepengurusan tidak masuk DPT sehingga tidak memiliki hak suara. Mohammad Nuh menyebut kondisi itu terjadi karena tidak memenuhi persyaratan administrasi, antara lain pengurus telah meninggal dunia atau data kepengurusan belum diperbarui.
Data PCINU Jadi Tantangan
Persoalan pembaruan data lebih kompleks pada PCINU. Menurut Mohammad Nuh, sebagian pengurus PCINU merupakan mahasiswa yang berada di luar negeri.
Setelah menyelesaikan pendidikan dan kembali ke Indonesia, tidak selalu terdapat pengurus yang kemudian meneruskan kepengurusan PCINU di negara tempat mereka sebelumnya berada.
Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses verifikasi data kepengurusan sebelum penetapan DPT Muktamar Ke-35 NU.
Muktamar Digelar Luring
Mohammad Nuh menegaskan seluruh rangkaian Muktamar Ke-35 NU dilaksanakan secara luring. Perwakilan PCINU yang memiliki hak suara dan telah lolos verifikasi akan hadir secara langsung di lokasi muktamar di Jombang.
Dengan keputusan tersebut, tidak ada mekanisme pemungutan suara secara daring maupun hibrida dalam pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU.
Para muktamirin mulai berdatangan ke Jombang dan melakukan registrasi pada Rabu, sehari menjelang pembukaan Muktamar Ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung Kamis (27/8).
Muktamar Ke-35 NU digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Pembukaan muktamar dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Peserta Dibekali Kartu Berbasis Cip
Selain menetapkan DPT, panitia juga menyiapkan sistem digital untuk mengatur akses peserta selama mengikuti rangkaian Muktamar Ke-35 NU.
Setiap peserta dibekali kartu khusus berbasis cip. Kartu tersebut digunakan sebagai bagian dari sistem tata kelola berbasis digital untuk memastikan kepesertaan telah terverifikasi.
Sistem itu sekaligus disiapkan untuk mencegah manipulasi akses selama pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































