Harianjogja.com, BANTUL — Sebanyak 138 kuda dari berbagai daerah dipastikan ambil bagian dalam ajang Indonesia’s Horse Racing (IHR): Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026 yang digelar di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, Sabtu (4/4/2026).
Kejuaraan ini menawarkan total hadiah hingga Rp580 juta serta menjadi pembuka rangkaian Triple Crown 2026 yang terdiri dari tiga seri utama.
Tak hanya menyuguhkan persaingan sengit di lintasan, gelaran ini juga akan dimeriahkan kehadiran mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, serta konsep hiburan unik berupa pembagian es krim gratis bagi seluruh penonton.
Managing Director SARGA Group, Nugdha Achadie, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati pacuan kuda yang lebih inklusif dan menghibur.
“Melalui IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026 kami menawarkan pengalaman baru menonton pacuan kuda. Ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga hiburan yang bisa dinikmati bersama keluarga, kerabat, dan teman,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia menambahkan, kehadiran Shin Tae-yong menjadi simbol semangat “Race to the World Stage” yang diusung dalam IHR 2026. Tema ini mencerminkan ambisi untuk membawa pacuan kuda Indonesia ke level internasional.
“Kehadiran Shin Tae-yong yang merupakan pelatih kelas dunia diharapkan dapat menginspirasi peningkatan kualitas pacuan kuda Indonesia menuju standar global,” tambahnya.
Triple Crown Serie I menjadi seri pembuka sebelum berlanjut ke Serie II pada Mei dan Indonesia Derby pada Juli 2026. Gelar Triple Crown akan diberikan kepada kuda yang mampu meraih kemenangan di tiga seri tersebut dalam kelas 3 tahun Derby.
Selain itu, ajang ini juga menghadirkan Pertiwi Cup, yakni lomba khusus kuda betina (filly) usia tiga tahun yang hanya digelar sekali dalam setahun dan menjadi salah satu kelas paling dinanti.
VP Marketing dan Operation SARGA.CO, Kevin Jonathan, menjelaskan bahwa konsep pesta es krim dihadirkan untuk menambah kenyamanan penonton, terutama di tengah cuaca panas Yogyakarta.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang fun dan nyaman. Pacuan kuda bisa menjadi hiburan bagi semua kalangan, sama seperti es krim yang disukai berbagai usia,” ujarnya.
Panitia menyediakan tiga kategori tiket, yakni reguler Rp25.000, tribun Rp150.000, dan VIP Rp500.000. Seluruh tiket sudah termasuk fasilitas menikmati es krim sepuasnya.
Tiket dapat dibeli secara daring maupun langsung di lokasi saat hari pelaksanaan.
Sebagai event kedua dari total delapan agenda IHR sepanjang 2026, ajang ini akan mempertandingkan 18 kelas lomba, terdiri dari 10 kelas berdasarkan kelompok umur dan delapan kelas berdasarkan ketinggian, sekaligus memperkuat posisi pacuan kuda sebagai hiburan olahraga yang semakin diminati masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































