Padamkan Karhutla di Kalsel, TNI AU Kerahkan Caracal hingga Mi-17

3 hours ago 4

Newswire

Newswire Selasa, 25 Agustus 2026 18:57 WIB

Padamkan Karhutla di Kalsel, TNI AU Kerahkan Caracal hingga Mi-17

Helikopter TNI AU dan gabungan melakukan bom air di lokasi karhutla di Banjarbaru, Selasa (25/8/2026). Antara/Firman\r\n

Harianjogja.com, BANJARBARU—Operasi udara TNI AU membantu mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel), terutama di sasaran prioritas Ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru. Sejumlah helikopter dikerahkan untuk mendukung pemadaman, pemantauan, hingga operasi personel Satgas Darat.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita mengatakan armada udara yang dilibatkan terdiri atas sejumlah jenis helikopter dari unsur TNI AU dan gabungan.

"Sejumlah helikopter dari unsur TNI AU dan gabungan telah dikerahkan, d antaranya Helikopter Caracal, Bell, Mi-17, Super Puma, dan UH," kata Hilman di Banjarbaru, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, armada tersebut menjalankan berbagai kebutuhan operasi, termasuk pemadaman dengan metode water bombing, pemantauan, serta memberikan dukungan terhadap unsur Satgas Darat.

Dukungan dari udara menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla, terutama untuk menjangkau kawasan yang memiliki akses terbatas dan medan yang menyulitkan pergerakan personel maupun kendaraan pemadam.

Pemadaman Darat dan Udara Berjalan Bersamaan

Saat helikopter menjalankan operasi dari udara, personel di darat tetap melakukan pemadaman, penyekatan, serta pemantauan perkembangan titik api.

"Perpaduan kemampuan udara dan kekuatan personel di lapangan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas penanganan, sekaligus mencegah api kembali meluas," kata Danlanud Hilman.

Hilman mengatakan keterlibatan personel Lanud Sjamsudin Noor dalam penanggulangan karhutla tidak hanya menjadi bagian dari tugas kedinasan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk bakti untuk negeri dan pengabdian kepada masyarakat.

Bagi prajurit, menjaga keselamatan masyarakat dan membantu menangani bencana merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

Penanganan karhutla juga melibatkan kolaborasi antara TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), instansi pemerintah, dan masyarakat. Setiap unsur memiliki peran yang saling melengkapi, mulai dari pemadaman serta pengendalian di darat hingga dukungan operasi udara dan pemantauan.

Upaya pencegahan juga dilakukan agar kebakaran tidak kembali meluas.

"Personel bergerak di darat, helikopter bekerja dari udara, inilah wujud nyata bakti TNI AU untuk negeri," ucapnya.

Polres Banjarbaru Siapkan Sumur Bor di Pesantren

Di sisi lain, Polres Banjarbaru menyiapkan bantuan sumur bor bagi Pesantren Darul Mukhlasin Al-Masruryy di Jalan Kurnia Ujung, Landasan Ulin Utara, Liang Anggang. Bantuan tersebut disiapkan untuk memperkuat ketersediaan air dalam mengantisipasi karhutla.

Pesantren tersebut berada di kawasan dengan vegetasi cukup lebat sehingga dinilai memiliki kerawanan kebakaran. Kondisi lahan yang kering serta akses menuju lokasi yang masih terbatas membuat ketersediaan sumber air menjadi kebutuhan penting.

Kepala Polres Banjarbaru Ajun Komisaris Besar Polisi Pius X Febry Aceng Loda mengatakan bantuan sumur bor disiapkan setelah pihaknya melihat langsung kondisi lingkungan pesantren yang berdekatan dengan lahan dan berpotensi terdampak karhutla.

"Hari ini kami dari Polres Banjarbaru hadir di pondok ini karena mereka juga terdampak kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di kawasan Jalan Kurnia Ujung ini," ujarnya di Banjarbaru, Selasa.

Selain menyiapkan sumur bor, jajaran Polres Banjarbaru menyerahkan bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan para santri. Polisi juga memberikan imbauan kepada pengelola dan penghuni pesantren agar tidak membakar sampah sembarangan.

Pius menjelaskan sumur bor yang sudah tersedia di bagian depan pesantren belum mencukupi untuk mengantisipasi kebutuhan air apabila kebakaran terjadi di bagian belakang kawasan pondok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|