Paus Leo: Saya tak Takut dengan Trump

1 week ago 20

Paus Leo XIV melambaikan tangan saat ia tiba untuk memimpin audiensi umum mingguan di Lapangan Santo Petrus, Kota Vatikan, 8 April 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Paus Leo mengatakan bahwa ia tidak takut pada pemerintahan Trump dan akan terus berbicara menentang perang. Penegasan itu disampaikan Paus Leo setelah Donald Trump melancarkan serangan luar biasa terhadap pemimpin Katolik itu. 

Trump menganggap Paus kelahiran Chicago itu tidak melakukan pekerjaan yang sangat baik. Trump juga menyarankan agar Paus berhenti menuruti kaum kiri radikal.

“Saya terus berbicara dengan tegas menentang perang, berupaya mempromosikan perdamaian, dialog, dan multilateralisme antarnegara untuk menemukan solusi atas masalah,” kata Paus seperti dilansir dari laman the Guardian,  Sea

“Saya tidak takut pada pemerintahan Trump atau berbicara lantang tentang pesan Injil, yang menurut saya adalah tugas saya di sini, tugas gereja di sini.”

Dalam pernyataan yang telah banyak dikritik, presiden AS menggunakan unggahan media sosial untuk mengkritik Leo dengan tajam saat ia terbang dari Florida ke Washington pada Ahad malam. Ia lantas melanjutkan komentarnya di landasan pacu kepada para wartawan. "Saya bukan penggemar Paus Leo," katanya.

“Paus Leo LEMAH dalam hal Kejahatan, dan buruk untuk Kebijakan Luar Negeri,” tulis presiden dalam unggahannya, menambahkan.

“Saya tidak menginginkan seorang Paus yang berpikir bahwa tidak apa-apa bagi Iran untuk memiliki Senjata Nuklir.”

Ia mengulangi kembali sentimen tersebut dalam komentarnya kepada wartawan, dengan mengatakan, “Kami tidak menyukai seorang Paus yang mengatakan bahwa tidak apa-apa untuk memiliki senjata nuklir.”

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|