Jakarta, CNBC Indonesia - Para pedagang di Pasar Santa, Jakarta Selatan membantah kondisi pasar mulai sepi ditinggal pengunjung, di mana hal ini sempat ramai diberitakan.
Mereka mengungkapkan Pasar Santa masih ramai dikunjungi oleh masyarakat, termasuk beberapa artis.
Dede, salah satu pedagang kopi di Pasar Santa membantah kondisinya mulai sepi. Bahkan, sejak pagi hari, tokonya sudah mulai ramai dikunjungi.
"Enggak benar itu yang bilang sepi, ramai terus di sini, dari pagi jam 09:00 mulai ramai, kalau siang malah makin ramai, kadang meja untuk nyeruput kopi sudah penuh pas siang," kata Dede saat ditemui CNBC Indonesia, Kamis (7/5/2026).
Bahkan, masih banyak artis yang datang ke tokonya, meski beberapa artis tersebut tidak datang tiap hari.
"Masih banyak juga artis yang datang ke sini, ada Dustin Stand Up Komedi, ada Anwar. Bahkan Komeng yang sudah jadi anggota DPD, masih suka ke sini kok," lanjutnya.
Dede mengungkapkan, pengunjung paling banyak mengunjungi tokonya pada akhir pekan. Bahkan, kerap parkir mobil penuh saat akhir pekan.
Foto: Kondisi Pasar Santa, Jakarta Selatan masih tampak ramai, setelah sempat dikabarkan sepi. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
"Kalau hari Sabtu-Minggu malah ramai banget, yang parkir aja kayaknya susah gitu. Di sini rame-nya luar biasa. Ini dari kerja aja yang beli sampai ngantri," terangnya.
Sedangkan Minah, pedagang soto di Pasar Santa mengatakan kondisi yang sebelumnya dianggap sepi, karena toko-toko di lantai 1 atau lantai food court baru dibuka menjelang siang hari.
"Mana ada sepi di sini, tetap ramai kok, memang terlihat sepi karena yang di sini (lantai 1) baru pada buka jam 12:00 - 13:00, padahal ya namanya tempat makan ya rame jam makan siang, dan sore-sore," kata Minah.
Bahkan di sore hari, biasanya anak-anak muda berkumpul untuk makan sembari mengobrol dengan temannya.
"Sore ke malam sih ini lebih ramai, apalagi malam Sabtu dan malam Minggu, itu bisa lebih ramai lagi," jelasnya.
Sementara itu, salah satu petugas keamanan Pasar Santa mengungkapkan banyak kios yang sekilas terlihat tutup karena banyak yang baru dibuka pada siang hari dan beberapa juga digunakan sebagai gudang.
"Yang bilang sepi, mungkin ngeliatnya masih pagi ya, padahal itu toko yang terlihat tutup ya sebenarnya masih berjualan, cuma memang bukanya siang, enggak ada ruko yang tutup di sini, semua buka, cuma jam bukanya beda-beda," kata petugas keamanan tersebut.
Ia pun turut menyesalkan atas pemberitaan tersebut, karena tidak sesuai dengan kondisi yang ada.
"Sangat disayangkan informasi yang bilang sepi, tapi itu salah, padahal masih ramai Pasar Santa, kan pedagang jadi ngeluh karena dibilang sepi, mereka juga marah-marah ke kami," ujarnya.
(chd/wur)
Addsource on Google


















































