Penjual Migor Resah Gelisah Gegara Harga Plastik Mahal, Curhat Begini

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Kenaikan harga plastik berimbas ke harga minyak goreng curah yang juga mulai mengalami kenaikan belakangan ini. Bahkan, kenaikan harga minyak goreng curah sempat meninggi beberapa hari sebelum Lebaran 2026.

Dari pantauan CNBC Indonesia di Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin (27/4/2026), harga minyak goreng curah yang sebelumnya seharga Rp20.000 per kg, kini mencapai Rp23.000 per kg. Pedagang juga mengungkapkan harga minyak goreng curah sempat meninggi hingga menyentuh Rp25.000 per kg.

Salah satunya yakni Ilyas, di mana harga minyak goreng semakin mahal karena penggunaan plastik, sehingga kenaikan harga plastik juga berimbas ke harga minyak goreng curah. Bahkan, dirinya menyebut harga minyak goreng curah sempat menembus Rp25.000 per kg.

"Minyak goreng curah sekarang Rp23.000, untuk 1 kg, dulu mah Rp19.000 sampai Rp20.000 per kg. Tapi karena harga plastik lagi tinggi, ya jadinya harga minyak goreng curah juga makin mahal. Malah sempat tembus Rp25.000," kata Ilyas saat ditemui CNBC Indonesia, Senin (27/4/2026).

Selain itu, minyak goreng kemasan praktis yakni dalam bentuk gelas plastik juga tidak ditemukan, karena efek dari mahalnya harga plastik.

"Betul, lagi enggak ada yang kemasan gelas plastik, adanya yang botol kecil ukuran 200 ml," ujarnya.

Ia pun berharap kenaikan harga plastik yang berimbas ke harga minyak goreng curah pun bisa diminimalisir oleh pemerintah, karena minyak goreng menjadi salah satu kebutuhan pokok penting bagi masyarakat.

"Semenjak harganya naik, jadi pelanggan menurun, barang banyak tapi enggak terjual banyak, jadi yang beli ya seperti rumah makan atau restoran dekat pasar," ungkapnya.

Sementara itu Tono, pedagang lainnya mengaku kenaikan harga plastik juga berimbas ke penjualan minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya, termasuk minyak goreng curah.

"Efek kenaikan harga plastik malah jadi kemana-mana, minyak goreng kena, kerupuk kena, apaan saja yang pakai kemasan plastik jadi mahal sekarang, biasanya orang-orang kalau minyak bermerek mahal larinya ke minyak goreng curah atau minyak goreng kemasan praktis, sekarang malah enggak," kata Tono.

Tono pun berharap kepada pemerintah agar kenaikan harga minyak goreng bisa diantisipasi dengan cepat, agar harganya tidak semakin meninggi seperti yang pernah terjadi di minyak goreng curah.

"Ya berharap masalah ini bisa diatasi, kan sumber daya alam kita banyak, masa harga-harga masih mahal saja, kami semakin tercekik, masyarakat apalagi," jelasnya.

Harga gula belum mengalami kenaikan

Saat harga plastik sudah berimbas ke penjualan minyak goreng curah, harga gula pasir curah di Pasar Minggu masih cenderung stabil, yakni sekitar Rp16.000 per kg atau Rp8.000 untuk setengah kilogram. Namun, pedagang mulai khawatir dengan dampak dari kenaikan harga plastik, karena kemasan gula pasir curah menggunakan plastik.

"Gula masih stabil sih, yang setengah kilogram Rp8.000, cuma agak khawatir juga nanti kalau beneran naik, soalnya kan kemasannya juga dari plastik," ujar Tono.

Ia berharap kenaikan harga plastik tidak berimbas ke harga gula pasir curah, karena hal ini membuat penjualannya makin tertekan.

"Ya berharap enggak ada kenaikan juga dah, pusing sudah saya kalau gula ikutan naik," terangnya.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|