Perang AS-Israel VS Iran ke Mana-Mana: Pakistan Chaos-Irak Blackout

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan geopolitik akibat perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran kian melebar ke berbagai kawasan. Hal ini terlihat di Pakistan dan Irak.

Setelah rentetan serangan balasan Iran, AS memerintahkan penarikan staf non-darurat dari Pakistan. Sementara Irak mengalami pemadaman listrik total alias blackout, yang dikaitkan dengan gangguan pasokan energi.

Pakistan

Pemerintah AS pada Rabu waktu setempat memerintahkan staf konsuler non-darurat di dua konsulatnya di Pakistan, yakni di Karachi dan Lahore, untuk meninggalkan negara tersebut. Perintah itu dikeluarkan menyusul meningkatnya risiko keamanan di tengah gelombang protes anti-AS dan anti-Israel yang berakhir chaos.

"Departemen Luar Negeri telah memerintahkan karyawan pemerintah AS non-darurat dan anggota keluarga mereka di konsulat di Lahore dan Karachi untuk meninggalkan Pakistan karena risiko keselamatan," ujar Kedutaan Besar AS di Islamabad dalam pernyataannya, seperti dikutip AFP, Kamis (5/3/2026), meski menegaskan tidak ada perubahan status operasional di Islamabad.

Langkah ini diambil setelah sedikitnya 25 orang tewas dalam unjuk rasa akhir pekan lalu di Pakistan yang menentang serangan AS-Israel ke Iran. Ratusan demonstran bahkan dilaporkan sempat mencoba menyerbu konsulat AS di Karachi, kota terbesar Pakistan.

Tak hanya Pakistan, sebelumnya Departemen Luar Negeri AS juga memberikan izin bagi pegawai pemerintah AS dan keluarga mereka yang non-darurat untuk meninggalkan Arab Saudi, Oman, dan Siprus. Warga AS pun diminta mempertimbangkan kembali perjalanan ke tiga negara tersebut.

Khusus Siprus, sebenarnya hal ini tak biasa mengingat statusnya sebagai negara Uni Eropa. Namun peningkatan kewaspadaan itu muncul setelah sebuah drone buatan Iran, yang diduga ditembakkan oleh Hizbullah Lebanon, menargetkan pangkalan militer Inggris di sana.

Selain itu, sebuah drone dilaporkan merusak gedung Kedutaan Besar AS di Riyadh, Arab Saudi. Washington menyatakan tengah menyiapkan rencana evakuasi warga AS, mengingat penerbangan komersial di kawasan tersebut terganggu akibat perang.

Irak

Dampak perang juga terasa di Irak. Kementerian Listrik Irak mengumumkan pemadaman listrik total di seluruh negeri pada Rabu.

"Jaringan listrik telah sepenuhnya mati di seluruh provinsi Irak," kata kementerian tersebut, dikutip Kantor Berita Irak (INA).

Pemerintah Irak menjelaskan, pemadaman dipicu penurunan pasokan gas secara tiba-tiba ke pembangkit listrik Rumaila di Provinsi Basra, yang menyebabkan hilangnya daya sekitar 1.900 megawatt dalam waktu singkat. Otoritas setempat menyatakan proses pemulihan dilakukan secara bertahap.

Irak sendiri menjadi salah satu negara yang paling terdampak konflik Timur Tengah. Di mana sejumlah wilayahnya berulang kali menjadi sasaran serangan di tengah eskalasi perang AS-Israel versus Iran yang kian meluas.

Perang memanas sejak AS dan Israel melancarkan serangan pada Sabtu lalu yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, hanya dua hari setelah pembicaraan nuklir AS-Iran di Jenewa. Sejak itu, Iran memperluas serangan balasan berupa rudal dan drone ke berbagai titik di Timur Tengah.

(tfa/tfa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|