Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat pada rapat kerja pemerintah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). - ANTARA - YouTube Sekretariat Presiden
Harianjogja.com, MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan pabrik kendaraan listrik di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (9/4/2026).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan agenda tersebut saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
"Ya, memang besok, Bapak Presiden ada agenda, untuk meresmikan salah satu pabrik yang memproduksi kendaraan berbasis listrik," kata Prasetyo.
Produksi Bus dan Truk Listrik
Prasetyo menjelaskan pabrik tersebut akan memproduksi alat transportasi berbasis listrik, termasuk bus dan truk. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari penguatan industri kendaraan listrik nasional.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong transisi dari energi fosil menuju energi baru terbarukan, khususnya di sektor transportasi.
Dorong Perubahan Energi dan Transportasi
Pemerintah, lanjut Prasetyo, telah menyiapkan berbagai kebijakan untuk mendukung transformasi energi, termasuk mengubah pola mobilitas masyarakat agar tidak lagi bergantung pada bahan bakar fosil.
Faktor geopolitik global yang memengaruhi harga minyak dunia juga menjadi salah satu pertimbangan percepatan penggunaan energi alternatif.
Kurangi Kendaraan Dinas Berbasis Fosil
Sebagai bagian dari strategi efisiensi energi, pemerintah mulai mengurangi penggunaan kendaraan dinas berbahan bakar fosil. Di sisi lain, pengembangan transportasi publik, termasuk berbasis listrik, terus didorong.
"Kita berharap kita semua mulai pelan-pelan memperbaiki transportasi publik kita sehingga diharapkan mulai bergeser menggunakan transportasi massal. Harapannya semua ke depan ini, kita akan mandiri secara energi dan memang ini membutuhkan waktu," ujar Prasetyo.
Belum Ada Keputusan Pembelian
Terkait kemungkinan pemerintah membeli produk dari pabrik tersebut, Prasetyo menyebut belum ada keputusan atau perhitungan lebih lanjut.
Meski demikian, ia menilai kehadiran pabrik kendaraan listrik ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat industri nasional sekaligus mendukung perubahan menuju transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
"Kita kalau mengurangi penggunaan kendaraan pribadi harus beralih ke misalnya public transportation. Nah public transportation alhamdulillah, kalau sudah ada yang juga berbasis listrik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
















































