PSG Pertahankan Gelar Liga Champions Setelah Taklukkan Arsenal Lewat Adu Penalti

1 hour ago 2

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique mengangkat trofi Liga Champions sambil diarak para pemainnya setelah mengalahkan Arsenal 4-3 (1-1) lewatadu penalti pada final di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Ahad (31/5/2026) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti pada final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) malam waktu setempat atau Ahad (31/5/2026) dini hari WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga berakhirnya babak tambahan waktu. Les Parisiens akhir keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3 dari titik putih.

Arsenal memulai pertandingan dengan sempurna. Meski PSG lebih dominan dalam penguasaan bola sejak menit-menit awal, The Gunners justru mampu mencuri keunggulan pada menit keenam.

Kai Havertz melakukan aksi individu menembus pertahanan PSG sebelum melepaskan sepakan akurat yang tak mampu dihentikan kiper Matvey Safonov. Gol tersebut membuat Arsenal bermain lebih tenang sambil menunggu kesempatan melancarkan serangan balik.

Tertinggal satu gol, PSG terus menggempur pertahanan Arsenal sepanjang babak pertama. Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Achraf Hakimi silih berganti mengirim ancaman ke area pertahanan lawan. Namun, rapatnya pertahanan Arsenal dan penampilan disiplin David Raya di bawah mistar membuat juara bertahan itu gagal menyamakan kedudukan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tekanan PSG semakin meningkat. Tim asuhan Luis Enrique mengurung Arsenal di wilayah pertahanannya dan memaksa skuad Mikel Arteta bertahan lebih dalam.

Peluang demi peluang tercipta melalui Dembele, Vitinha, dan Khvicha Kvaratskhelia, tetapi gol penyama kedudukan baru hadir setelah insiden kontroversial di kotak penalti Arsenal.

Pada menit ke-62, wasit Daniel Siebert menunjuk titik putih setelah Cristhian Mosquera dinilai menjatuhkan pemain PSG. Keputusan tersebut sempat diperiksa melalui VAR sebelum akhirnya dikukuhkan. Dembele yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan mendatarnya pada menit ke-65 ke arah kiri mengecoh David Raya dan mengubah skor menjadi 1-1.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|