Purbaya Kasih Paham Investor: Yang Kita Jalankan Tidak Main-main

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan kepada kalangan pelaku pasar saham bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak main-main dalam mengejar target pertumbuhan ekonomi 8% sampai 2029.

Ia menekankan, untuk merealisasikan laju pertumbuhan itu, pemerintah bahkan telah berbenah untuk menjamin ketersediaan anggaran pembangunan. Salah satunya dengan melakukan reformasi besar-besaran di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

"Yang kita jalankan tidak main-main. Reformasi yang kita perbaiki, reformasi betulan. Tiga bulan pertama itu pajak saya tumbuh 20%, nanti akan lebih. bea cukai juga ada reformasi, yang lain lanjut kita reformasi dengan cepat," kata Purbaya saat berbicara dalam acara Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/4/2026).

Dari sisi belanja pembangunan, Purbaya mengatakan, Presiden Prabowo Subianto bahkan telah memberikan kekuasaan penuh terhadap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk melakukan perbaikan, seperti melalui Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP).

"Kalau zaman dulu banyak sekali pembangunan yang lambat, sekarang Pak Airlangga diberi kekuasaan oleh Bapak Presiden untuk menangani semuanya. Nanti kalau lambat kita salahkan Pak Airlangga ya, haha," kata Purbaya dalam acara yang turut dihadiri Airlangga itu.

Dengan kontrol penuh Airlangga terhadap percepatan program pembangunan pemerintah, ia percaya diri pertumbuhan ekonomi 6% sudah di tangan pemerintah.

Sekarang program pembangunan pemerintah dimonitor oleh Pak Airlangga, harusnya akan lebih cepat lagi. Ceteris paribus, dengan keadaan yang sama, tanpa reformasi industri yang berlebihan, kita bisa tumbuh 6% dengan hanya menghidupkan private sector dan government sector saja," ujar Purbaya.

Laju pertumbuhan 6% dalam waktu dekat ia tegaskan akan menjadi modal awal bagi pemerintah untuk merealisasikan cita-cita Presiden Prabowo Subianto membuat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa menembus level 8% sebelum akhir masa jabatan pada 2029.

"Itu modal awal, belum lagi nanti kita rubah struktur ekonominya secara bertahap. Jadi pertumbuhan 8% mungkin orang-orang bilang terlalu tinggi, tapi kalau untuk saya sudah hampir kelihatan. Nanti dua tahun, tiga tahun lagi Anda sudah melihat tuh, angka 8% sudah nyundul-nyundul ke atas. Artinya prospek pasar saham kita juga akan naik dengan signifikan," tutur Purbaya.

(arj/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|