Purbaya Pastikan RI Tidak Darurat Energi, Ini Penjelasannya

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pasokan Indonesia tidak dalam kondisi gawat darurat. Menurutnya, pasokan energi masih ada.

"Darurat energi adalah kalau misalnya suplainya berhenti. Itu yang saya takut. Bukan harganya, suplainya nggak ada itu. Ini kan masih ada suplainya. Jadi kalau dibilang darurat, enggak," kata Purbaya, saat halal bihalal, Rabu (25/3/2026).

Kendati demikian, Purbaya menuturkan pemerintah tetap harus bersiap ke depannya, jika kondisi peperangan berlanjut. Dia juga berharap agar ada solusi jangka panjang atas risiko yang dihadapi oleh pasokan energi RI ini.

"Tapi kita harus siap-siap terus ke depan. Kalau misalnya keadaan seperti ini sering terjadi, apakah kita akan deg-degan terus? Apakah nanti Anda akan maki-maki saya terus desain anggaran jelek segala macam?" tegasnya.

Seperti diketahui, negara tetangga RI Filipina sudah mengumumkan kondisi darurat energi. Alhasil negara ini menerapkan kebijakan work from home bagi warganya selama dua hari dalam seminggu.

Dalam kesempatan ini dia pun memastikan bahwa APBN RI masih tahan terhadap guncangan harga minyak dan gas yang menanjak seiring dengan konflik di Timur Tengah. Bahkan, dia memastikan hingga akhir tahun, APBN masih bisa menahan kenaikan harga minyak dan gas.

"Saya nggak akan ubah APBN atau subsidi yang ada sampai titik yang mungkin nanti harga menjangkau tinggi sekali. Tapi pada saat sekarang, sampai akhir tahun dengan harga sekarang, kita masih tahan APBN," tegasnya.

(haa/haa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|