Jakarta, CNBC Indonesia - PT Rekayasa Industri (Rekind) resmi memulai tahapan First Piling, dan menjadi penanda dimulainya pekerjaan pemancangan tiang pertama sebagai fondasi utama fasilitas produksi.
Direktur Utama Rekind Triyani Utaminingsih menegaskan Rekind selalu mengedepankan konsistensi untuk menjaga komitmen, standar kompetensi, serta memastikan setiap proyek berjalan sesuai spesifikasi teknis dan timeline yang disepakati.
"First Piling merupakan bukti keseriusan kami dalam memastikan proyek berjalan sesuai target mutu, waktu, dan keselamatan kerja. Ini bukan sekadar simbol dimulainya pekerjaan, tetapi representasi dari eksekusi yang presisi dan berstandar tinggi," ujar Yani dikutip Senin (2/3/2026).
Dia menambahkan, sejak groundbreaking pada 23 Desember 2025, seluruh tim bergerak cepat dan terintegrasi untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana. First Piling juga mencerminkan kesiapan teknis dan manajerial dalam mengawal proyek strategis nasional sejak tahap paling mendasar.
Menurut Project Manager NPK Nitrat Rekind Hafrizal, pelaksanaan First Piling didahului dengan serangkaian pengujian teknis untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Secara umum, dalam proses pile driving terdapat dua kriteria penerimaan yang ditetapkan berdasarkan hasil soil investigation, yaitu berdasarkan target depth atau berdasarkan final set (calendering). Untuk Proyek NPK Nitrat, kriteria yang digunakan adalah pencapaian target depth sesuai desain.
Tahapan ini menjadi validasi penting sebelum pekerjaan dilanjutkan secara lebih luas. Seluruh proses mengacu pada Method Statement, Inspection and Test Plan (ITP), serta spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. First piling menjadi acuan utama untuk menjaga konsistensi kualitas pada pekerjaan selanjutnya.
Berdasarkan hasil inspeksi tim, pekerjaan telah memenuhi parameter mutu yang ditetapkan. Hasil ini menjadi sinyal positif bagi kelancaran tahapan konstruksi berikutnya. Rekind memastikan setiap langkah dibangun di atas prinsip kualitas, keselamatan kerja, dan tata kelola proyek yang disiplin.
"Keberhasilan proyek bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi memastikan setiap proses dijalankan dengan integritas dan profesionalisme. Itulah komitmen Rekind," tutur Hafrizal.
(rah/rah)
Addsource on Google


















































