Ribuan warga Iran berkumpul di Lapangan Enqelab, Teheran, Iran, Ahad (1/3/2026), untuk mengekspresikan duka cita atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei tewas dalam serangan udara militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2).
REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Duta Besar Rusia untuk Inggris Andrey Kelin, Ahad (5/4/2026), menyebut Inggris terlibat langsung dalam konflik AS-Israel vs Iran. Di mana, pesawat AS diizinkan beroperasi dari pangkalan Inggris saat menyerang Iran.
Pada awal Maret, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan bahwa London telah menyetujui permintaan AS untuk menggunakan pangkalan militernya untuk menyerang depot rudal Iran.
"Mereka suka mengklaim bahwa Inggris Raya diduga tidak ikut campur, hanya menawarkan dukungan 'pertahanan' minimal kepada sekutu sembari mendorong solusi diplomatik. Siapa yang mereka bodohi?" kata Kelin.
"Terlepas dari publik Inggris yang naif... Membiarkan Amerika melancarkan serangan ke Iran dari pangkalan mereka dan mengerahkan pesawat militer ke wilayah tersebut sama dengan keterlibatan langsung, tidak peduli bagaimana Keir Starmer mencoba menjelaskan masalah ini secara berbeda. Saya percaya kepemimpinan Iran telah memperhatikan ini," imbuhnya.
Menurut Starmer, Inggris telah berusaha menghasut sebanyak mungkin negara untuk melawan Iran. Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, termasuk di Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. AS dan Israel awalnya mengklaim serangan "pencegahan" mereka diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran. Tetapi, mereka lantas menegaskan bahwa mereka ingin membuat perubahan kekuasaan di Iran.
sumber : Antara / Ria Novosti

4 hours ago
4
















































