Suzuki Perkuat Pasar Mobil Listrik di Indonesia lewat e-Vitara

2 hours ago 1

Suzuki Perkuat Pasar Mobil Listrik di Indonesia lewat e-Vitara Suzuki e-Vitara resmi meluncur di IIMS 2026, Kamis (5/2/2025) - BISNIS / Aprianus Doni Tolok

Harianjogja.com, JAKARTA— Pabrikan otomotif asal Jepang, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mulai memperkuat penetrasi kendaraan listrik di Indonesia melalui peluncuran mobil listrik pertama mereka, Suzuki e-Vitara. Model ini diperkenalkan kepada publik pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Suzuki untuk memperluas portofolio kendaraan ramah lingkungan di pasar otomotif nasional, sekaligus menjawab tren peningkatan permintaan kendaraan listrik di Indonesia.

Deputy to 4W Sales & Marketing Director Donny Saputra dari PT Suzuki Indomobil Sales mengatakan peluncuran Suzuki e‑Vitara merupakan implementasi strategi multi-pathway yang diterapkan perusahaan dalam pengembangan teknologi kendaraan.

“Suzuki meluncurkan e-Vitara pada IIMS Februari lalu sebagai salah satu wujud terapan multi-pathway strategy,” ujar Donny kepada Bisnis, dikutip Kamis (12/3/2026).

Ia menambahkan pengiriman unit e-Vitara kepada konsumen diperkirakan mulai dilakukan pada pekan ini. Namun, pihaknya belum dapat mengungkapkan jumlah pesanan maupun unit yang akan didistribusikan karena data penjualan masih bersifat dinamis.

Menurut Donny, rekapitulasi resmi terkait penjualan dan distribusi kendaraan listrik tersebut baru akan dilakukan pada akhir bulan mendatang, sehingga angka final pemesanan belum dapat disampaikan saat ini.

Sebagai kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV), Suzuki e-Vitara dibekali baterai lithium iron-phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh yang mampu menghasilkan tenaga 128 kW dengan torsi 193 Nm.

Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui sistem eAxle, sehingga kendaraan mampu memberikan performa yang responsif saat digunakan berkendara.

Dari sisi pengisian daya, fitur fast charging DC memungkinkan baterai terisi dari 15% hingga 80% dalam waktu sekitar 50 menit. Kendaraan ini juga menawarkan tiga mode berkendara serta pengaturan tingkat deselerasi untuk menyesuaikan gaya berkendara pengguna.

Untuk aspek keselamatan, Suzuki e-Vitara dilengkapi paket teknologi Suzuki Safety Support serta tujuh airbag. Beberapa fitur keselamatan yang disematkan antara lain Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Dual Sensor Brake Support II, Blind Spot Monitor, Rear Cross Traffic Alert (RCTA), serta kamera 360 derajat.

Di pasar Indonesia, Suzuki e-Vitara dibanderol dengan harga Rp755 juta untuk varian single-tone dan Rp758 juta untuk varian two-tone dengan status on the road (OTR) Jakarta.

Selain mengembangkan kendaraan listrik murni, Suzuki juga terus mendorong pertumbuhan kendaraan hybrid melalui sejumlah model yang telah dipasarkan di Indonesia. Model tersebut antara lain Suzuki Fronx, Suzuki XL7 Hybrid, Suzuki Ertiga Hybrid, serta Suzuki Grand Vitara.

“Di samping e-Vitara, kami juga terus mendorong pertumbuhan pengguna hybrid Suzuki melalui serangkaian model seperti Fronx, New XL7 Hybrid, All New Ertiga Hybrid dan Grand Vitara,” jelas Donny.

Sementara itu, data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukkan distribusi kendaraan Suzuki ke dealer (wholesales) pada Februari 2026 mencapai 9.659 unit. Angka tersebut melonjak sekitar 247% secara month-to-month (MtM) dibandingkan Januari yang tercatat sebanyak 2.783 unit.

Di sisi lain, penjualan ritel Suzuki atau distribusi dari dealer ke konsumen mencapai 9.035 unit pada Februari 2026, meningkat sekitar 64% dibandingkan bulan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|