Kondisi kendaraan UNIFIL yang meledak di Lebanon Selatan, Senin (30/3/2026).
REPUBLIKA.CO.ID,BEIRUT — Tentara penjajah Zionis Israel menghancurkan seluruh kamera pengawas atau CCTV yang menghadap Jalan Minghy di kawasan markas pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Lebanon atau UNIFIL di Naqoura, Lebanon selatan.
Juru Bicara UNIFIL Kandice Ardiel menuntut pertanggung jawaban hukum Zionis Israel atas tindakan penghancuran kamera pengawasan keamanan bagi pasukan perdamaian internasional tersebut.
“Kami telah menyampaikan keprihatinan serius kami tentang hal ini kepada IDF (tentara penjajahan Zionis Israel) dan secara resmi memprotes tindakan meraka,” ujar Ardiel dalam saluan resmi UNIFIL yang dikutip, Ahad (5/4/2026). Ardiel menyampaikan penghancuran CCTV di kawasan markas UNIFIL tersebut dilakukan sejak Jumat (3/4/2026) lalu.
“Sejak kemarin tentara Israel telah menghancurkan semua kamera yang menghadap Jalan Minghy di markas UNIFIL Naqoura,” kata Ardiel.
Markas UNIFIL Naqoura merupakan salah satu pos utama pengamanan pasukan perdamaian PBB di Lebanon selatan. Markas tersebut pada hari sebelumnya kembali mendapatkan serangan dari pasukan Zionis Israel.
Tiga prajurit dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam UNIFIL turut mengalami luka-luka dalam serangan tersebut. Ardiel mengatakan, penghancuran kamera-kamera pengawasan yang menghadap ke markas UNIFIL tersebut punya maksud yang patut dicurigai.

5 hours ago
4
















































