Tiga Atlet Voli Pantai DIY Jalani Pelatnas Menuju Asian Games 2026

4 hours ago 3

Tiga Atlet Voli Pantai DIY Jalani Pelatnas Menuju Asian Games 2026

Jajaran KONI DIY dan para atlet yang dipanggil mengikuti Pelatnas Asian Games 2026 bergambar bersama saat pelepasan dan pamitan di kantor KONI DIY, Rabu (29/7/2026). Dokumentasi Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA—Tiga atlet voli pantai asal DIY dipanggil untuk memperkuat tim nasional Indonesia dalam persiapan menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Ketiganya adalah Imam Ahmad Faizal, Ferza Mulyo Prasetyo, dan Akbar R. Purnomosidi yang akan menjalani pemusatan latihan nasional di Sentul, Jawa Barat.

Ketiga atlet tersebut menjadi bagian dari total tujuh personel yang diberangkatkan ke Sentul untuk mengikuti training camp (TC) Asian Games 2026. Tim terdiri atas tiga atlet, dua pelatih, serta dua ofisial yang bertugas sebagai masseur dan strength conditioning.

Pelatih voli pantai, Koko Prasetyo Darkuncoro, menyebut seluruh personel akan menjalani program pelatnas sebagai bagian dari persiapan menuju pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.

"Total tujuh, tiga atlet, dua official, dan dua pelatih. Kami berangkat ke Sentul untuk melakukan TC Asian Games," kata Koko saat pelepasan dan pamitan di kantor KONI DIY, Rabu (29/7/2026).

Menurut Koko, waktu persiapan efektif menuju Asian Games hanya sekitar satu setengah bulan. Sebelum tampil di Asian Games, tim dijadwalkan mengikuti try out ke China serta Asian Championship yang juga menjadi salah satu ajang kualifikasi Olimpiade.

Dia mengungkapkan persiapan tim sempat mengalami hambatan akibat kendala anggaran. Kondisi tersebut membuat pemusatan latihan yang sebelumnya berlangsung di Solo dan Jogja harus dihentikan sementara sebelum akhirnya seluruh tim dipusatkan di Sentul setelah anggaran kembali tersedia.

"Kalau target, kami harus realistis. Persiapan yang tadinya sudah baik harus istirahat dan kami kembali lagi. Yang penting medali," ujarnya.

Dalam persaingan di level Asia, Koko menilai China dan Jepang menjadi negara yang perlu diwaspadai. Meski demikian, peluang Indonesia untuk meraih medali masih terbuka.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI DIY, Rumpis Agus Sudarko, menilai keberangkatan tiga atlet tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan voli pantai di DIY berjalan dengan baik. KONI DIY juga akan terus memberikan dukungan kepada atlet, pelatih, dan ofisial selama menjalani pelatnas.

"Ini merupakan aset DIY untuk prestasi PON 2028 nanti di NTT. Mudah-mudahan atlet-atlet ini bisa membawa Jogja, khususnya bola voli pasir, untuk berjaya lagi," kata Rumpis.

Dia berharap para atlet mampu membawa pulang medali dari Asian Games sekaligus menjadi modal bagi DIY dalam menghadapi PON 2028. Rumpis juga berpesan agar para atlet tetap menjaga disiplin, bekerja keras, dan menjunjung tinggi sportivitas selama menjalani seluruh tahapan pelatnas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|