Tok! Trump Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas Waktu

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu. Keputusan ini diambil hanya beberapa jam sebelum masa gencatan senjata sebelumnya berakhir, demi memberi ruang bagi kelanjutan perundingan damai antara kedua negara.

Dalam pernyataan di media sosial, Trump menyebut langkah tersebut diambil setelah adanya permintaan dari Pakistan, yang selama ini berperan sebagai mediator dalam proses negosiasi.

"Saya telah menyetujui permintaan Pakistan 'untuk menahan serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat menyusun sebuah proposal yang terpadu,'" kata Trump, Selasa (21/4/2026) waktu setempat, sebagaimana dilansir Reuters.

Ia menambahkan bahwa gencatan senjata yang telah berlangsung selama dua pekan akan tetap diperpanjang hingga Iran menyerahkan proposal resminya dan pembicaraan selesai, "dengan satu atau lain cara."

Keputusan ini menjadi perkembangan terbaru dalam dinamika konflik yang telah menewaskan ribuan orang dan mengguncang ekonomi global. Langkah tersebut juga dinilai sebagai perubahan sikap Trump, yang sebelumnya berulang kali melontarkan ancaman keras untuk menyerang infrastruktur sipil Iran, termasuk pembangkit listrik.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres bersama sejumlah pihak lain sebelumnya menegaskan bahwa hukum humaniter internasional melarang serangan terhadap target sipil semacam itu.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Iran, maupun dari Israel dan Pakistan terkait keputusan perpanjangan gencatan senjata tersebut.

Trump, yang bersama Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran sejak 28 Februari, mengatakan salah satu alasan di balik keputusannya adalah kondisi internal Iran yang dinilai tidak stabil.

"Pemerintah Iran sangat terpecah, seperti yang tidak mengejutkan," ujarnya, merujuk pada serangkaian pembunuhan tokoh-tokoh penting negara itu oleh operasi gabungan AS-Israel, termasuk pemimpin tertinggi sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang kini digantikan oleh putranya.

Meski gencatan senjata diperpanjang, Trump menegaskan bahwa blokade laut oleh Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan dan wilayah pesisir Iran tetap akan dilanjutkan. Langkah ini sebelumnya telah dikecam oleh para pemimpin Iran sebagai tindakan perang.

Blokade tersebut juga menjadi salah satu isu utama yang mempersulit pembicaraan damai, terutama ketika kedua negara sempat ragu apakah akan mengirim delegasi untuk putaran kedua negosiasi di Islamabad, ibu kota Pakistan.

Adapun, keputusan memperpanjang gencatan senjata ini diambil hanya beberapa jam setelah Trump menyatakan tidak cenderung melanjutkan kesepakatan sementara tersebut. Ia bahkan sempat mengatakan bahwa militer AS "siap tempur sepenuhnya."

Dalam wawancara dengan CNBC, Trump juga menegaskan bahwa posisi AS dalam negosiasi sangat kuat dan optimistis akan menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan.

Ia menyebut Washington pada akhirnya akan mendapatkan apa yang ia gambarkan sebagai "sebuah kesepakatan yang hebat."

(luc/luc)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|