Trump Sebut Militer AS Ledakkan Pesawat demi Selamatkan Pilot F-15

8 hours ago 3

Puing-puing HC-130J Combat King dan helikopter MH-6M Little Bird yang dihancurkan militer AS sebagai bagian operasi penyelamatan pilot F-15E Strike Eagle di pegunungan Isfahan, Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump mengakui, militer AS telah meledakkan beberapa pesawat yang disebut tua sebagai bagian dari operasi di Isfahan selatan. Hal itu bertujuan menyelamatkan pilot jet tempur F-15E Strike Eagle yang melontarkan diri usai ditembak jatuh oleh militer Iran (IRGC).

"Kami meledakkan pesawat-pesawat tua itu. Kami meledakkannya hingga berkeping-keping, karena kami memiliki peralatan di pesawat-pesawat itu yang, jujur saja, ingin kami bawa, tetapi saya rasa tidak ada gunanya menghabiskan empat jam lagi di sana," kata Trump saat konferensi pers di Washington DC, Senin (6/4/2026).

"Jadi kami tidak menginginkan siapa pun; kami memiliki peralatan terbaik di dunia. Kami tidak ingin siapa pun memeriksa peralatan antipesawat dan peralatan kami lainnya," kata Trump melanjutkan.

Pada Jumat (3/4/2026), media AS melaporkan bahwa militer telah meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran. Hal itu menyusul jatuhnya pesawat tempur-pengebom supersonik F-15E Strike Eagle di atas wilayah Iran. Salah satu dari dua pilot segera ditemukan.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|