Jumali Senin, 15 Juni 2026 19:27 WIB

Sejumlah pemain dari Jerman dan Curacao berkumpul di tengah lapangan untuk berdoa bersama/Tangkapan layar
Harianjogja.com, JOGJA—Kemenangan besar Jerman atas Curacao dengan skor 7-1 pada laga Grup E Piala Dunia 2026 menghadirkan cerita lain yang tak kalah menyita perhatian. Seusai pertandingan, sejumlah pemain dari kedua tim terlihat berkumpul di tengah lapangan untuk berdoa bersama.
Momen tersebut menjadi viral setelah videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang diunggah sejumlah akun, termasuk @muzoneid, tampak para pemain Curacao membentuk lingkaran doa sebelum kemudian didatangi dua pemain Jerman, Jonathan Tah dan Felix Nmecha.
Kehadiran keduanya disambut hangat oleh para pemain Curacao. Tanpa memandang hasil pertandingan yang baru saja berakhir, mereka bergabung dalam satu lingkaran dan memanjatkan doa bersama.
Aksi tersebut mendapat banyak respons positif dari warganet. Tidak sedikit yang menyebut momen itu sebagai gambaran nyata sportivitas dan persaudaraan yang melampaui rivalitas di lapangan hijau.
Felix Nmecha menjelaskan bahwa kebersamaan tersebut berangkat dari keyakinan yang sama di antara para pemain.
“Ya, kami hanya berperan sebagai lawan dalam pertandingan, dan setelah pertandingan, kami semua adalah orang Kristen dan bersaudara, lalu kami berdoa bersama,” kata Nmecha dalam wawancara dengan penyiar Jerman yang dikutip Sport1, Senin (15/6/2026).
Menurut dia, hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang penting dalam laga tersebut. Ada nilai yang lebih besar yang ingin mereka syukuri bersama.
“Kami masih sangat bersyukur. Hasil pertandingan tentu saja menyenangkan bagi kami, tetapi secara keseluruhan kami semua percaya bahwa Yesus dimuliakan melalui pertandingan ini dan itulah mengapa kami berkumpul dan merayakannya bersama,” ujarnya.
Nmecha juga mengungkapkan bahwa kegiatan doa bersama tersebut bukan hal yang spontan. Ia menyebut momen itu memang sudah direncanakan sebelumnya.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Houston pada Senin (15/6/2026) dini hari WIB, Jerman tampil dominan sejak awal laga. Nmecha membuka keunggulan Der Panzer pada menit keenam.
Jerman kemudian menambah gol melalui Nico Schlotterbeck pada menit ke-38, Kai Havertz pada menit ke-45+5 melalui titik penalti dan menit ke-88, Jamal Musiala menit ke-47, Nathaniel Brown menit ke-68, serta Deniz Undav menit ke-78.
Curacao hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Livano Comenencia pada menit ke-21.
Meski harus menelan kekalahan telak, para pemain Curacao tetap menunjukkan sikap sportif hingga pertandingan berakhir. Momen doa bersama yang mereka lakukan bersama pemain Jerman menjadi salah satu gambaran bahwa sepak bola tidak hanya soal persaingan dan kemenangan, tetapi juga tentang rasa hormat dan persaudaraan.
Di tengah ketatnya persaingan Piala Dunia 2026, peristiwa tersebut menjadi salah satu momen yang paling banyak mendapat apresiasi dari publik karena memperlihatkan sisi lain dari olahraga yang menyatukan banyak orang dari latar belakang berbeda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































