Jakarta, CNBC Indonesia - Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, bersiap memperluas bisnisnya di Indonesia dengan masuk ke pasar sepeda motor listrik. Setelah lebih dulu memasarkan mobil listrik, perusahaan ini menargetkan peluncuran lini skuter listrik di Tanah Air pada kuartal II/2026.
Langkah awal ekspansi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara VinFast dan enam jaringan dealer motor listrik di Indonesia. Keenam mitra tersebut adalah PT IB Motor, PT Sentrik, PT Axara Marani, PT Sukses Sejati Indonesia, PT Tangguh Inti Motor, serta PT Kiki Motor Persada.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk membangun jaringan distribusi dan layanan purnajual sebelum penjualan dimulai. Dealer-dealer itu akan membuka showroom di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi tinggi dalam adopsi kendaraan listrik, seperti Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali. Pada tahap awal, jaringan distribusi ini diperkirakan mencakup sekitar 30 toko yang ditargetkan mulai beroperasi tahun ini.
Director e-Scooter Sales & Distribution Network Expansion VinFast Indonesia Yordan Satriadi mengatakan perusahaan tengah menyiapkan beberapa model skuter listrik untuk pasar domestik.
"Model yang sekarang sudah kami siapkan ada empat, yaitu Flash, Viper, Evo, dan Velis. Keempat model ini akan kami luncurkan pada tahap pertama. Tentunya ke depan akan ada beberapa model tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia," ujarnya dalam keterangannya, Senin (9/3/26).
Di sisi lain, VinFast juga memperkenalkan sejumlah model yang telah disiapkan untuk pasar Indonesia, antara lain VinFast Flazz, VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper. Model-model tersebut mengusung teknologi penukaran baterai (battery swapping) yang memungkinkan pengguna mengganti baterai di stasiun penukaran tanpa perlu menunggu proses pengisian daya.
Beberapa model juga memiliki karakteristik berbeda untuk menyasar segmen pengguna yang beragam. Flazz diposisikan sebagai skuter listrik entry level dengan kecepatan maksimal sekitar 39 km per jam dan jarak tempuh hingga 135 km.
Sementara Evo hadir dalam dua varian, yakni Evo Grand dan Evo Neo, dengan desain klasik bergaya skuter Italia serta performa yang mampu mencapai kecepatan hingga 70 km per jam dengan jarak tempuh maksimal diklaim mencapai 262 km pada varian tertentu.
Adapun Feliz II mengusung desain retro modern dengan performa kecepatan puncak sekitar 70 km per jam dan jarak tempuh hingga 156 km. Model Viper diposisikan sebagai skuter dengan desain lebih agresif yang ditujukan bagi pengguna yang menginginkan tampilan sporty.
Untuk tahap awal penetrasi pasar, unit motor listrik VinFast yang dipasarkan di Indonesia masih akan berstatus impor utuh atau completely built up (CBU). Namun perusahaan telah menyiapkan rencana jangka panjang untuk melakukan perakitan lokal yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Manajemen VinFast menegaskan fokus utama saat ini bukan sekadar mengejar volume penjualan, melainkan membangun ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh. Perseroan tengah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung, termasuk jaringan stasiun penukaran baterai yang dikembangkan bersama perusahaan infrastruktur energi global V-Green. Saat ini jaringan tersebut masih dalam tahap uji coba di wilayah Jabodetabek.
Managing Director VinFast E-Scooters Overseas Market, Võ Thị Cẩm Tú, mengatakan perluasan jaringan dealer merupakan bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan di Indonesia.
"Perluasan kerja sama dengan dealer di Indonesia mencerminkan komitmen VinFast untuk segera membangun jaringan distribusi dan layanan yang kuat di pasar ini. Kami tidak hanya menghadirkan produk berkualitas tinggi, tetapi juga membangun ekosistem yang menyeluruh, mulai dari penjualan, layanan purnajual, hingga infrastruktur pengisian dan penukaran baterai. Langkah ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan yang berkelanjutan bersama para mitra lokal," ujarnya.
Indonesia dinilai sebagai pasar strategis karena merupakan salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia dengan penjualan tahunan mencapai jutaan unit. Dengan tingkat penetrasi motor listrik yang masih relatif rendah namun didorong kebijakan transisi energi, VinFast melihat peluang pertumbuhan yang signifikan bagi kendaraan roda dua listrik di pasar domestik.
Foto: (Dok. VinFast)
Profi kendaraan listrik VinFast Feliz II. (Dok. VinFast)
(dce)
Addsource on Google

















































