Mobil SPPG.
REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Video yang menunjukkan dugaan balita terlindas mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menyebar luas di media sosial. Kasus itupun menyita perhatian dari masyarakat.
Peristiwa itu diketahui terjadi di halaman Yayasan MI Al Itihad Blok Margunah, Desa Dukuh Jati, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Dalam video berdurasi 18 detik, terlihat kepanikan sejumlah warga usai kejadian dugaan balita terlindas mobil pengangkut MBG.
Terdengar pula suara tangisan melengking dan seorang perempuan yang syok sembari memegangi ban depan mobil pengangkut MBG. Menanggapi kejadian tersebut, pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) An-Nur, KH Farid Ashr Wadhr, menjelaskan, video yang beredar luas di media sosial tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan. Ia memastikan balita yang disebut diduga terlindas mobil MBG itu kini dalam keadaan selamat.
Ia menjelaskan kronologi kejadian tersebut sekaligus klarifikasi dari informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, saat itu balita tersebut sedang bermain di belakang ban mobil. Namun, sopir angkutan MBG tidak mengetahui keberadaan balita tersebut hingga ia melajukan kendaraannya.
“Warga sekitar kemudian berteriak sehingga seolah-olah terjadi kecelakaan,” terangnya.
Farid mengatakan, setelah kejadian tersebut, korban langsung dibawa ke rumah sakit. Balita itu kemudian diperiksa kondisi kesehatannya secara menyeluruh, dengan disaksikan pihak kepolisian dan pemerintah kecamatan setempat.
“Setelah dicek di rumah sakit oleh dokter, tidak ada yang patah, tidak ada luka serius. Anak itu hanya sempat gemetar, dan sekarang sudah kembali bermain seperti biasa. Orang tuanya juga tidak mempermasalahkan kejadian ini,” tegasnya.

1 week ago
22

















































