REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG, – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri) Nyanyang Haris Pratamura memastikan bahwa proyek perbaikan RSUD RAT (Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib) akan memenuhi standar pelayanan kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Peninjauan langsung dilakukan Wagub di Kota Tanjungpinang pada Kamis untuk memantau progres pekerjaan fisik rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kepri tersebut.
Dalam kunjungannya, Wagub menekankan bahwa perbaikan fasilitas seperti pendingin ruangan (AC) dan toilet menjadi prioritas utama yang wajib dikerjakan sesuai spesifikasi teknis. "Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan rumah sakit. Perbaikan AC dan toilet jadi prioritas, harus sesuai standar Kemenkes," ujar Nyanyang.
Nyanyang juga memberikan penekanan keras kepada kontraktor pelaksana agar mematuhi seluruh standar kualitas pembangunan yang telah disepakati. Hal ini bertujuan untuk menjamin hasil proyek yang bermutu, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, serta aman dari potensi kerugian dan masalah hukum di kemudian hari.
Anggaran Rp19 Miliar dan Fokus Pekerjaan
Pekerjaan fisik RSUD Raja Ahmad Tabib ini dijadwalkan berlangsung selama hampir enam bulan, terhitung sejak 3 Juli hingga 29 Desember 2026. Proyek peningkatan kualitas fasilitas kesehatan ini menelan total anggaran mencapai Rp19 miliar yang bersumber dari skema pinjaman daerah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Kepri, Rodi Yantari, merinci bahwa pekerjaan difokuskan pada lima item utama perbaikan interior gedung. Kelima item tersebut meliputi pembenahan plafon, renovasi toilet dari lantai satu hingga lantai sembilan, penataan lantai ramp dan teras lobi, serta peningkatan sistem pendingin ruangan atau AC.
Menurut Rodi, lantai satu menjadi titik pekerjaan dengan porsi penyerapan anggaran paling besar, yakni hampir 50 persen. Anggaran tersebut terutama digunakan untuk pemasangan unit dan instalasi sistem AC sentral baru. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus mendukung kualitas lingkungan pelayanan di dalam rumah sakit.
Selain itu, sistem pendingin udara Variable Refrigerant Flow (VRF) pada lantai lima hingga delapan juga diremajakan secara menyeluruh. Pekerjaan teknis ini turut mencakup dukungan instalasi pada sejumlah area layanan vital di rumah sakit rujukan masyarakat Kepri itu.
Pelayanan Pasien Tetap Berjalan
Meskipun proyek perbaikan sedang berlangsung, manajemen RSUD RAT memastikan pelayanan kepada pasien tidak akan terhenti. Rodi Yantari menjelaskan bahwa pihak rumah sakit menerapkan sistem buka-tutup ruangan secara bergilir, khususnya pada area rawat inap di lantai lima hingga delapan.
"Penutupan area dilakukan secara bergantian per lantai sehingga pekerjaan perbaikan dapat berlangsung dengan aman tanpa mengganggu secara keseluruhan pelayanan kepada pasien," tegas Rodi.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

12 hours ago
5

















































