Wajah Baru Pantai Baron Bikin Wisatawan Berdatangan, Kebersihan Jadi Sorotan

2 hours ago 3

Wajah Baru Pantai Baron Bikin Wisatawan Berdatangan, Kebersihan Jadi Sorotan

Kondisi di Pantai Baron memiliki wajah baru karena adanya perubahan aliran sungai yang langsung mengalir ke laut, Selasa (25/8/2026)/ Satlinmas Rescue istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perubahan aliran sungai bawah tanah membuat Pantai Baron di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul memiliki tampilan berbeda. Kondisi ini menjadi daya tarik baru bagi wisatawan, sehingga Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul mengingatkan pelaku usaha ikut menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengatakan peningkatan kunjungan harus diikuti dengan pengelolaan kawasan yang baik.

Menurut dia, pelaku usaha memiliki peran penting dalam mempertahankan citra positif pariwisata Gunungkidul. Ketertiban di sekitar tempat usaha juga perlu dijaga agar wisatawan tetap merasa aman dan nyaman selama berkunjung.

“Harus tertib ikut menjaga citra pariwisata Gunungkidul tetap positif,” kata Eko, Selasa (25/8/2026).

Pelaku Usaha Diminta Tak Abaikan Kebersihan

Eko juga meminta pelaku usaha memperhatikan kebersihan lingkungan di sekitar tempat mereka berjualan. Sampah maupun perlengkapan usaha yang mengganggu kenyamanan wisatawan diharapkan tidak dibiarkan berserakan.

Selain kebersihan, pengelola usaha diminta menjaga kewajaran tarif jasa kepada wisatawan. Eko menegaskan pelaku usaha tidak boleh menetapkan harga secara sembarangan atau melakukan praktik nuthuk.

“Ketertiban dalam usaha harus dijaga sehingga tidak boleh menetapkan tarif jasa dengan seenaknya. Tidak boleh Nuthuk dan mengedepankans emnagat bersama bahwa keberadaan fasilitas wisata harus menjadi bagian peningkatan kualitas destinasi sehingga pengunjung tetap aman dan nyaman,” katanya.

Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul juga terus berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menjaga ketertiban di sejumlah destinasi wisata, termasuk Pantai Baron.

Menurut Eko, penataan kawasan wisata bukan bertujuan menghilangkan kesempatan warga untuk mencari penghasilan. Penataan justru diperlukan agar aktivitas usaha dapat berjalan berdampingan dengan upaya mempertahankan daya tarik kawasan.

“Mari bersama-sama menjaga wajah baru Pantai Baron agar semakin bersih, tertib, indah, nyaman dan menarik untuk dikunjungi wisatawan,” katanya.

Aliran Sungai Bawah Tanah Baron Berubah

Perubahan tampilan Pantai Baron berkaitan dengan perubahan peta aliran sungai bawah tanah di kawasan tersebut.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono, mengatakan perubahan aliran terjadi pada Kamis (20/8/2026). Perubahan itu dipengaruhi gelombang tinggi yang menerjang kawasan pantai dalam beberapa waktu terakhir.

Sebelum perubahan terjadi, aliran sungai bergerak dari barat menuju timur. Kondisi tersebut membuat terbentuknya gugusan yang menyerupai pulau di kawasan pantai.

Namun, aliran kini berubah mengarah ke utara. Air sungai langsung menuju laut dengan menyusuri tebing bukit di sisi barat Pantai Baron.

“Sekarang langsung mengalir ke laut sehingga gugusan pulau yang ada ikut menghilang seiring perubahan aliran,” kata Marjono.

Perubahan aliran tersebut turut memengaruhi aktivitas wisatawan. Pengunjung kini tidak lagi harus menyeberangi aliran ketika hendak bermain di area pasir Pantai Baron.

Perubahan Terjadi Setelah 14 Tahun

Marjono menjelaskan perubahan arah aliran sungai bawah tanah sebenarnya merupakan fenomena yang biasa terjadi di Pantai Baron. Namun, perubahan terbaru memiliki rentang waktu yang berbeda dibandingkan pola sebelumnya.

Menurut dia, terakhir kali aliran sungai mengarah langsung ke laut terjadi pada 2012. Setelah itu, aliran berubah menuju timur dan bertahan selama sekitar 14 tahun.

“Biasanya hanya dua atau tiga tahun terjadi perubahan, tapi saat ini perubahan aliran terjadi dalam kurun waktu 14 tahun,” katanya.

Kondisi terbaru membuat lanskap Pantai Baron berubah dan menjadi perhatian pengunjung. Aliran air yang kini langsung menuju laut sekaligus menghilangkan gugusan pulau yang sebelumnya menjadi bagian dari pemandangan kawasan pantai.

Dengan meningkatnya perhatian wisatawan terhadap wajah baru Pantai Baron, pengelolaan kawasan menjadi bagian penting agar perubahan alam tersebut dapat memberikan pengalaman wisata yang baik.

Pemerintah daerah pun meminta pelaku usaha dan masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan serta ketertiban. Dengan begitu, perubahan lanskap Pantai Baron tidak hanya menjadi daya tarik baru, tetapi juga dapat mendukung kenyamanan wisatawan dan citra pariwisata Gunungkidul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|