Seorang pria bertopi Make America Great Again (MAGA) duduk di atas patung toilet emas berukuran besar bertajuk “Singgasana yang Layak untuk Seorang Raja” yang dipajang di dekat Monumen Lincoln, National Mall, Washington, D.C., Amerika Serikat (AS). (REUTERS/Evelyn Hockstein)
Singgasana bergaya marmer dan emas dengan toilet sebagai tempat duduk ini dipasang sebagai bentuk kritik terhadap renovasi Gedung Putih yang dilakukan Presiden AS Donald Trump dan menarik perhatian publik di kawasan tersebut. (REUTERS/Evelyn Hockstein)
Toilet itu menyindir fokus Trump terhadap renovasi kamar mandi Lincoln di Gedung Putih di tengah situasi politik dan ekonomi yang dinilai penuh gejolak. Di tengah perpecahan, konflik yang meningkat, dan tekanan ekonomi, Trump justru memprioritaskan "renovasi kamar mandi". (REUTERS/Evelyn Hockstein)
Sejak kembali memimpin, Trump diketahui melakukan sejumlah perubahan besar di Gedung Putih dan kawasan Washington, termasuk renovasi kamar mandi di dekat Kamar Tidur Lincoln, penambahan lapisan emas di Ruang Oval, pembongkaran Sayap Timur untuk pembangunan ruang dansa, serta rencana pengembangan kembali Kennedy Center sebagai tempat pertunjukan seni. (REUTERS/Evelyn Hockstein)
Juru bicara Gedung Putih Davis Ingle menyatakan bahwa Trump sedang membuat Gedung Putih dan ibu kota negara menjadi lebih indah. Ia menegaskan bahwa presiden akan terus bekerja untuk kepentingan rakyat Amerika dan memenuhi janji kampanyenya. (REUTERS/Evelyn Hockstein)


















































