Warga China Tewas dalam Serangan Militer AS-Israel di Iran

5 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia- Seorang warga China dilaporkan tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran. Sebelumnya, AS dan Israel telah melakukan serangan besar-besaran ke Teheran di mana operasi tersebut menewaskan pemimpin tertinggi Republik Islam tersebut, Ayatollah Ali Khamenei.

Hal ini diketahui dari pernyataan Kementerian Luar Negeri China, Senin (2/3/2026). China mengatakan telah menginstruksikan Kedutaan Besar Tiongkok di Iran untuk memberikan bantuan kepada individu yang terlibat dan keluarganya.

Sayangnya pemerintah Xi Jinping tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang korban atau insiden tersebut. Namun Beijing pekan lalu memperingatkan warganya untuk tidak bepergian ke Iran untuk sementara waktu "mengingat situasi keamanan saat ini".

"Lebih dari 3.000 warga negara Tiongkok telah meninggalkan Iran hingga Senin," muat AFP.

Sementara itu, di kesempatan yang sama China sendiri juga menyerukan gencatan senjata dan pembicaraan diplomatik. Ini penting untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah yang telah berlangsung selama tiga hari.

"Tugas yang paling mendesak adalah penghentian segera operasi militer dan mencegah penyebaran dan meluasnya konflik," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning dalam konferensi pers.


"Mendesak penyelesaian melalui dialog dan negosiasi," tegasnya.

Sebelumnya serangan AS dan Israel membuat Garda Revolusi Iran (IRGC) bersumpah untuk melancarkan operasi "paling ganas" dalam sejarah terhadap Israel dan pangkalan AS, yang terletak di negara-negara Teluk yang sudah menanggung akibat dari serangkaian serangan mematikan Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ledakan terdengar di Doha, Dubai, dan Manama selama akhir pekan.

(sef/sef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|