Ilustrasi Kiamat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Zaman dimana kita sekarang hidup dan berada adalah adalah masa ketika berbagai macam fitnah semakin merebak. Beragam ujian, kekacauan, perselisihan, dan perkara yang dapat mengguncang keimanan muncul silih berganti.
Kondisi seperti ini menjadi peringatan bagi setiap Muslim agar semakin berhati-hati dalam menjaga agama dan tidak mudah terseret arus fitnah.
Rasulullah SAW telah mengingatkan umatnya tentang dahsyatnya fitnah. Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
بادروا بالأعمال فِتنًا كقطع الليل المظلم، يُصبحُ الرجلُ مؤمنًا، ويُمسي كافرًا، ويُمسي مؤمنًا ويصبح كافرًا، يبيعُ دينَه بعرضٍ من الدنيا
“Bersegeralah melakukan amal-amal saleh sebelum datang berbagai fitnah yang bagaikan potongan malam yang gelap gulita. Seseorang pada pagi hari masih dalam keadaan beriman, tetapi pada sore harinya menjadi kafir. Pada sore hari ia masih beriman, tetapi pada pagi harinya menjadi kafir. Ia menjual agamanya demi mendapatkan kesenangan dunia.” (HR Muslim).
Hadis ini menggambarkan betapa cepatnya fitnah dapat memengaruhi manusia. Karena itu, seorang Muslim tidak boleh merasa aman dari ujian.
Ketika fitnah merebak, ada sejumlah pesan penting yang perlu dipegang agar tetap berada di jalan Allah SWT yaitu sebagai berikut:
Pertama, berlindung kepada Allah dari berbagai fitnah
Langkah pertama adalah senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari fitnah, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Nabi SAW bersabda:

6 days ago
27

















































