Arsip-Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyemburkan abu vulkanik. ANTARA - Muhammad Zulfikar.
Harianjogja.com, PADANG—Erupsi kembali terjadi di Gunung Marapi pada Minggu pagi dengan semburan abu vulkanik setinggi 500 meter yang bergerak ke arah tenggara. Aktivitas ini menegaskan kondisi gunung yang masih berada pada level siaga awal bagi masyarakat sekitar.
Petugas Pos Gunung Api (PGA) Marapi, Teguh Firmansyah, menyebut letusan terjadi pukul 08.02 WIB dengan kolom abu berwarna kelabu dan berintensitas sedang.
Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21,4 milimeter dan berlangsung selama 29 detik, menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih aktif meski tidak dalam skala besar.
Saat ini, gunung dengan ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut itu masih berstatus Level II atau Waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pun mengeluarkan sejumlah imbauan keselamatan.
Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi di Kawah Verbeek. Selain itu, potensi lahar dingin juga perlu diwaspadai, terutama bagi warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai berhulu di puncak gunung, khususnya saat hujan turun.
PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker apabila terjadi hujan abu guna menghindari gangguan pernapasan.
Di tengah aktivitas vulkanik ini, warga diminta tetap tenang, menjaga situasi kondusif, serta tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara

















































