Jumali Jum'at, 12 Juni 2026 12:27 WIB
Harianjogja.com, JOGJA— Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan berhasil melangkah ke babak semifinal Australian Open 2026 setelah menaklukkan wakil Taiwan Lee Chia Hao dalam pertandingan dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-15, Jumat (12/6/2026).
Kemenangan ini menjadikan pebulutangkis jebolan pelatnas tersebut sebagai satu-satunya harapan Indonesia yang tersisa di turnamen Super 500 tersebut, setelah ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja lebih dulu tersingkir di perempat final.
Alwi mengakui, duel kontra Lee bukanlah laga mudah.
Rekor pertemuan yang berimbang menuntut konsentrasi penuh, terutama saat menghadapi reli panjang di poin-poin kritis yang bisa menentukan momentum pertandingan.
"Memang belakangan ini Lee Chia Hao sedang mencari bentuk terbaiknya, tapi ini bukan laga mudah karena rekor pertemuan juga berimbang. Saya bisa mengantisipasi serangan dan meredam strategi lawannya, itu yang menjadi keuntungan saya hari ini," ujar Alwi.
Meski sukses melaju ke empat besar, Alwi mengaku belum sepenuhnya puas dengan performanya. Ia merasa sedikit terbantu karena lawan belum tampil maksimal, namun fokusnya tetap pada pertandingan yang lebih penting menanti di semifinal. "Pastinya masih belum puas karena masih ada beberapa match yang lebih penting lagi setelah ini. Alhamdulillah bersyukur, rencana Tuhan pasti lebih baik. Semoga hasilnya bisa lebih baik daripada kemarin," tuturnya.
Di sisi lain, suasana nyaman di Sydney memberikan energi positif bagi Alwi. Pebulutangkis muda ini menilai atmosfer kota yang tenang mendukung persiapan mental dan fisiknya menjelang laga-laga selanjutnya, terutama dengan cuaca yang kondusif untuk berlatih.
"Saya sangat menikmati hari-hari di Sydney. Vibes di sini cukup nyaman, jadi saya berharap bisa bermain bagus dan meraih hasil maksimal," tambahnya.
Sementara itu, catatan turnamen menunjukkan langkah ganda campuran Indonesia, Rehan/Gloria, terhenti setelah dikalahkan pasangan unggulan kedua di perempat final. Kemenangan Alwi menjadi satu-satunya harapan Indonesia di turnamen ini untuk melaju ke partai final. Dengan performa yang terus menanjak, Alwi berpeluang besar menambah daftar prestasi tunggal putra Indonesia di kancah internasional setelah sebelumnya sempat menembus peringkat 32 besar dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































