Arsenal Hajar Fulham 3-0, Kian Kokoh di Puncak EPL

4 hours ago 1

Arsenal Hajar Fulham 3-0, Kian Kokoh di Puncak EPL Arsenal kalahkan Fulham 3-0, unggul enam poin di puncak Liga Inggris dan semakin dekat gelar juara musim ini. - Instagram

Harianjogja.com, LONDON—Arsenal tampil dominan dengan mengalahkan Fulham 3-0 di Stadion Emirates, Sabtu (2/5) malam WIB, sekaligus memperlebar keunggulan enam poin di puncak Liga Inggris 2025/2026. Hasil ini menjadi momentum penting dalam perburuan gelar musim ini.

Mengacu pada laman resmi Premier League, kemenangan Arsenal ditentukan oleh dua gol Viktor Gyokeres pada menit ke-9 dan 45+4, serta satu gol dari Bukayo Saka pada menit ke-40.

Dengan tambahan tiga poin ini, Arsenal mengoleksi 76 poin dari 34 pertandingan dan semakin kokoh di puncak klasemen, menyisakan tiga laga krusial penentu gelar Liga Inggris 2025/2026.

Meski demikian, tekanan masih datang dari Manchester City yang berada di posisi kedua dengan 70 poin dari 31 laga dan masih memiliki lima pertandingan tersisa.

Sejak peluit awal, Arsenal langsung tampil agresif dengan pressing tinggi. Pada menit ke-9, Saka sukses melewati Raul Jimenez sebelum mengirimkan umpan matang yang diselesaikan Gyokeres untuk membuka keunggulan.

Peluang Arsenal kembali hadir pada menit ke-29 melalui Riccardo Calafiori, namun gol dianulir karena posisi offside saat menerima umpan dari Leandro Trossard.

Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-40 ketika Gyokeres berperan sebagai kreator dengan memberikan assist kepada Saka yang sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Menjelang turun minum, tepatnya pada injury time babak pertama (45+4), Arsenal kembali menambah gol melalui sundulan Gyokeres yang memanfaatkan umpan silang Trossard, menutup paruh pertama dengan skor 3-0.

Memasuki babak kedua, pelatih Mikel Arteta melakukan rotasi pemain sebagai bagian dari strategi menjaga kebugaran tim menjelang laga semifinal Liga Champions menghadapi Atletico Madrid.

Fulham mulai berani keluar menyerang dan mencatatkan peluang pada menit ke-72 melalui Timothy Castagne, namun tembakannya masih dapat diamankan kiper Arsenal, David Raya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol. Skor 3-0 bertahan untuk kemenangan Arsenal yang menjaga asa mereka dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini.

Performa Gyokeres kembali menjadi sorotan setelah mencetak dua gol dan mengoleksi total 22 gol musim ini. Transfernya senilai 80 juta euro dari Sporting CP terbukti memberikan kontribusi besar bagi lini serang Arsenal. Berdasarkan statistik pertandingan, Arsenal mendominasi dengan 68 persen penguasaan bola, mencatatkan 18 tembakan (9 tepat sasaran) berbanding tujuh milik Fulham, serta expected goals (xG) 2,4 berbanding 0,6.

Peran Arteta dalam mengelola skuad juga menjadi kunci, dengan Saka yang mencatatkan 15 gol dan 12 assist musim ini sebagai motor serangan. Adaptasi cepat Calafiori di lini belakang turut memperkuat stabilitas tim.

Pada klasemen sementara, Arsenal memimpin dengan 76 poin, diikuti Manchester City (70 poin), Liverpool dengan 67 poin dari 33 laga, dan Chelsea di posisi berikutnya dengan 62 poin.

Arsenal masih menyisakan tiga pertandingan melawan Brighton, Manchester United, dan Everton yang akan menjadi penentu akhir perjalanan mereka menuju trofi Liga Inggris 2025/2026.

Dalam catatan pertemuan, Arsenal tidak terkalahkan dalam delapan laga terakhir melawan Fulham dengan enam kemenangan, sementara Stadion Emirates menjadi benteng kuat dengan rentetan 12 kemenangan beruntun.

Rotasi pada babak kedua, termasuk perubahan komposisi lini tengah, dilakukan untuk menjaga kesiapan tim menghadapi Liga Champions, di mana Arsenal unggul agregat 2-1 pada leg pertama semifinal.

Dari sisi finansial, peluang meraih gelar Liga Inggris berpotensi menghadirkan tambahan pendapatan hingga 180 juta pound sterling dari hak siar dan bonus kompetisi, ditambah potensi pemasukan Liga Champions jika melaju ke final.

Usai laga, Arteta mengatakan, "Kontrol total, tim lapar juara". Sementara pelatih Fulham, Marco Silva, mengakui, "Arsenal level berbeda, kami belajar".

Liga Inggris 2025/2026 berjalan ketat, dengan Arsenal bangkit setelah dua musim sebelumnya finis sebagai runner-up, sementara tekanan juga mengarah kepada pelatih Manchester City, Pep Guardiola, setelah kegagalan meraih treble. Kontribusi pemain muda seperti Gyokeres yang kini berusia 27 tahun serta Saka sebagai ikon tim nasional Inggris semakin memperkuat langkah Arsenal menuju trofi Liga Inggris musim ini, dengan dukungan penuh publik Emirates yang terus bergemuruh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|