Kawasan titik nol Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. ANTARA/Bagus Purwa - pri.
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Austria menunjukkan minat untuk terlibat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur, khususnya dalam pengembangan konsep kota hutan modern yang berkelanjutan.
Ketertarikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi internasional dalam pembangunan IKN Nusantara yang dirancang sebagai kota masa depan dengan dukungan teknologi dan konsep pembangunan ramah lingkungan.
Kuasa Usaha ad Interim Kedutaan Austria Michael Wislocki mengungkapkan bahwa pihaknya telah beberapa kali memantau perkembangan IKN sejak 2023 untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama.
“Terakhir ke IKN 2023 untuk jajaki berbagai peluang bisnis,” ujar Michael Wislocki, Jumat (6/3/2026) saat menyampaikan maksud kunjungan perwakilan Kedutaan Austria ke kawasan IKN di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Menurutnya, Austria tertarik berkontribusi dalam pembangunan IKN, terutama pada upaya menciptakan kota hutan modern yang mengedepankan konsep keberlanjutan dan teknologi. Sebagai negara yang memiliki keunggulan dalam bidang inovasi teknologi, Austria menawarkan sejumlah peluang kerja sama strategis untuk mendukung pembangunan kawasan ibu kota baru tersebut.
Beberapa sektor yang menjadi fokus penawaran kerja sama antara Austria dan IKN antara lain pengembangan kota cerdas (smart city), inovasi teknologi, serta sistem transportasi perkotaan yang efisien. Selain itu, kerja sama juga berpotensi mencakup pengembangan layanan kesehatan hingga penguatan sektor pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kawasan IKN.
“Juga sektor layanan kesehatan hingga penguatan ekosistem pendidikan dan pelatihan bagi pengembangan sumber daya manusia di IKN,” jelas Michael Wislocki.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak sekadar menghadirkan pusat pemerintahan baru bagi Indonesia. Proyek tersebut juga dirancang untuk membangun ekosistem kota yang lengkap, mencakup infrastruktur modern, layanan kesehatan, sistem pendidikan, hingga pengembangan ekonomi yang berkelanjutan.
Otorita IKN membuka peluang kolaborasi luas dengan berbagai mitra internasional untuk memperkuat pengembangan kota baru tersebut. “Otorita IKN terbuka terhadap berbagai kolaborasi internasional yang dapat memperkaya pengembangan IKN,” kata Basuki Hadimuljono.
Ia menambahkan bahwa komunikasi antara Otorita IKN dan Kedutaan Austria diharapkan semakin intensif guna membuka peluang kerja sama konkret antara Indonesia dan Austria dalam pembangunan ibu kota baru. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan, inklusif, dan memiliki daya saing global.
Pembangunan IKN juga membuka ruang kolaborasi luas dari berbagai pihak, mulai dari mitra lokal, nasional, hingga internasional. Dalam konteks tersebut, Austria menjadi salah satu negara yang menjajaki peluang kerja sama di berbagai sektor strategis untuk mendukung pembangunan IKN Nusantara sebagai kota modern berbasis lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara

















































