Pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Garuda Indonesia mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) kembali melayani penerbangan komersial menggunakan pesawat jet berbadan sedang yang dioperasikan Garuda Indonesia dan Citilink di Bandara Husein Sastranegara dengan berbagai rute, seperti Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Makassar, dan Denpasar, sementara penerbangan internasional ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports menargetkan Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, kembali melayani penerbangan internasional mulai Oktober 2026. Persiapan kini dilakukan bersama Kementerian Perhubungan setelah bandara tersebut kembali membuka layanan penerbangan pesawat jet komersial domestik.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad Rizal Pahlevi mengatakan pembukaan rute internasional masih membutuhkan sejumlah tahapan persiapan dan koordinasi dengan pemerintah.
“Sekarang sedang dalam persiapan. Tentunya Kementerian Perhubungan dan Angkasa Pura telah berkoordinasi. Mungkin hitungan bulan ke depan. Kami perkirakan di bulan Oktober,” kata Rizal di Bandung, Jumat (14/8/2026).
Rizal berharap pengoperasian penerbangan internasional dari Husein tidak hanya berlangsung sementara. Menurut dia, Bandung memiliki rekam jejak dan potensi pasar penerbangan internasional, terutama untuk rute regional di Asia Tenggara.
“Tapi mudah-mudahan akan bisa tidak hanya di Oktober, tetapi berkelanjutan. Tentu ini ada sejarahnya bahwa Husein pernah terbang dengan rute Singapura-Kuala Lumpur,” ujar Rizal.
Bandara Husein memang pernah menjadi pintu utama penerbangan internasional bagi Bandung dan sekitarnya sebelum sebagian besar penerbangan komersial dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Rute internasional yang pernah dilayani dari Husein antara lain Kuala Lumpur dan Singapura.
Rencana penerbangan internasional Oktober menjadi tahap lanjutan dari reaktivasi Husein. Mulai Jumat (14/8/2026), bandara tersebut kembali melayani pesawat jet berjadwal dengan penerbangan Garuda Indonesia pada rute Denpasar-Bandung dan Bandung-Denpasar. InJourney Airports sebelumnya memastikan fasilitas operasional telah disiapkan untuk mendukung pengoperasian tersebut.
Untuk menunjang kembali meningkatnya penerbangan, InJourney Airports menyiapkan 26 konter check-in, mesin self check-in kiosk, perangkat pemeriksaan keamanan di area keberangkatan, tiga conveyor belt pengambilan bagasi, serta sejumlah fasilitas penumpang di terminal.
Reaktivasi Husein dilakukan setelah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memberikan persetujuan terhadap kajian operasional dan safety assessment. Kemenhub menegaskan pengoperasian kembali bandara dilakukan secara bertahap dengan prinsip keselamatan, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi penerbangan sipil.
sumber : Antara

6 hours ago
9













































