REPUBLIKA.CO.ID, KABUPATEN BANDUNG - bank bjb terus memperkuat dukungannya di sektor perumahan melalui peluncuran BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) tahun 2026 di Jawa Barat, Kamis (13/4/2026) di SMAN 1 Katapang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini juga menjadi bagian kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan serta Pemberdayaan Ekonomi Rakyat antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan bank bjb.
Forum Bisnis Perumahan ini diikuti berbagai instansi termasuk asosiasi pengembang, serta sebanyak 150 pelaku usaha yang terdiri dari developer, pengembang, toko bangunan dan pelaku UMKM. Forum ini dirancang sebagai wadah dialog, edukasi, dan kolaborasi antara lembaga keuangan, pengembang, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun sektor perumahan yang sehat dan produktif.
Dalam rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung di meja dealing, memperoleh informasi produk, serta mengakses layanan keuangan yang disediakan oleh bank bjb.
Kegiatan ini merupakan sinergi perbankan dan pemerintah dalam mendukung program perumahan, khususnya melalui Program BSPS guna meningkatkan kualitas rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta memperluas akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Melalui kegiatan ini, bank bjb menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program nasional di sektor perumahan, termasuk Program BSPS dari Kementerian PKP yang bertujuan membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi layak, aman, dan sehat. Bantuan stimulan ini juga mendorong keswadayaan dan semangat gotong royong masyarakat, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan pembelian bahan bangunan dari lingkungan sekitar.
bank bjb membuka booth layanan informasi, pengisian talkshow kegiatan KPP, serta pembentukan pipeline pembiayaan sebanyak 118 nasabah dengan total plafon Rp 52 miliar. Capaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap produk pembiayaan bank bjb serta kepercayaan terhadap layanan yang diberikan.
Melalui forum ini, bank bjb tidak hanya memfasilitasi pembiayaan perumahan dan usaha, tetapi juga ikut serta mendukung program pemerintah dengan peluncuran BSPS tahun 2026 ini. Bank bjb optimistis dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempermudah akses perumahan, memperkuat sektor riil, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan penyelenggaraan Kredit Program Perumahan (KPP) tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pembiayaan perumahan, tetapi juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat naik kelas.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada bank bjb atas komitmennya dalam mendukung acara peluncuran BSPS tahun 2026 serta pembiayaan perumahan melalui KPP.

4 hours ago
5















































