BPBD Magetan catat 32 kejadian bencana alam selama Februari 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, MAGETAN, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur melaporkan terjadinya 32 kejadian bencana alam sepanjang Februari 2026 akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Eka Radityo, Kepala Pelaksana BPBD Magetan, mengungkapkan pada Rabu bahwa bencana tersebut termasuk tanah longsor, angin kencang, dan banjir luapan.
Dari total 32 kejadian, 15 di antaranya adalah angin kencang, diikuti oleh enam tanah longsor, tiga banjir luapan, dan delapan evakuasi serta pertolongan hewan. Dampak dari peristiwa ini mencakup 24 rumah rusak, satu jalan dan satu sepeda motor rusak, serta 10 pohon tumbang. Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka yang dilaporkan.
Kecamatan Plaosan dan Magetan menjadi daerah dengan jumlah kejadian terbanyak, masing-masing mencatat lima kejadian. Kecamatan Ngariboyo, Poncol, Barat, dan Kartoharjo juga mengalami beberapa kejadian. Kawasan lain yang terdampak termasuk Kecamatan Kawedanan, Bendo, Maospati, Parang, Karas, Sidorejo, dan Karangrejo.
BPBD mengimbau warga untuk terus waspada, terutama di wilayah lereng Gunung Lawu, mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi. Sepanjang tahun 2025, BPBD mencatat 238 kejadian bencana alam di Magetan, menunjukkan tren cuaca ekstrem yang berkelanjutan.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
2

















































